Dewi Yuliani : Kamis, 30 April 2026 16:58
Gubernur Sherly Tjoanda melepas keberangkatan jemaah haji kloter 13 Embarkasi Makassar asal Maluku Utara, di Aula Mina Asrama Haji Sudiang, Kamis, 30 April 2026.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Gubernur Sherly Tjoanda melepas keberangkatan jemaah haji kloter 13 Embarkasi Makassar asal Maluku Utara, di Aula Mina Asrama Haji Sudiang, Kamis, 30 April 2026. Total ada 393 jemaah yang diberangkatkan.

Dalam kesempatan itu, Sherly juga menyerahkan uang saku sebesar Rp1,5 juta per jemaah. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah.

"Kami ingin jemaah bisa beribadah dengan tenang. Ini bentuk perhatian kami agar pelaksanaan ibadah berjalan baik dan khusyuk," kata Sherly kepada wartawan saat ditemui di Asama Haji Makassar.

Sherly mengaku datang langsung ke Asrama Haji Sudiang untuk mengecek fasilitas yang digunakan jemaah. Ia pun memuji pelayanan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar.

"Saya lihat kamar para jemaah bagus, bersih, dan nyaman. Saya juga sempat tanya ke jemaah kloter 13, mereka bilang pelayanannya baik," ujarnya.

Pemprov Maluku Utara menyiapkan anggaran sekitar Rp1,152 miliar untuk uang saku jemaah tahun ini. Total ada 768 jemaah asal Maluku Utara yang akan menerima bantuan tersebut.

"Tahun lalu Rp1 juta, sekarang naik jadi Rp1,5 juta. Mudah-mudahan ke depan bisa bertambah lagi," tuturnya.

Sherly berharap bantuan itu bisa membantu kebutuhan jemaah selama di Arab Saudi. Ia juga mendoakan seluruh jemaah diberi kesehatan hingga kembali ke Tanah Air.

"Kami doakan semua sehat dan selamat, serta kembali ke Maluku Utara dengan predikat haji mabrur," ucapnya.

Sementara itu, salah satu jemaah asal Ternate, Siti Aminah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemprov Maluku Utara.

"Alhamdulillah sangat membantu, apalagi untuk kebutuhan selama di sana," kata Aminah.

Ia menambahkan, sebelumnya jemaah juga telah menerima living cost dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebesar 750 riyal atau sekitar Rp3,3 juta.

"Nanti uang dari pemprov dan BPKH akan kami gunakan selama di Arab Saudi," pungkasnya. (*)