MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menerima kunjungan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, bersama Penasehat JICA Wilayah Sulawesi, Shintani Naoyuki, di Ruang Sekda Sulsel, Selasa, 28 April 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulsel dalam memperkuat kerja sama internasional guna mendorong percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam pertemuan tersebut, Jufri menyampaikan bahwa pembahasan mencakup sejumlah peluang kerja sama antara Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia, khususnya di Sulsel.
"Pertemuan ini membahas berbagai peluang kerja sama, termasuk skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol maupun transportasi massal," ujarnya.
Skema KPBU dinilai sebagai alternatif pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan tanpa membebani anggaran daerah secara langsung, sekaligus membuka ruang partisipasi investasi.
Selain itu, turut dibahas perkembangan sejumlah proyek strategis di Sulsel, termasuk rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTS) sebagai bagian dari solusi pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Jufri juga mengungkapkan adanya peluang kerja sama di sektor pendidikan vokasi. Pemerintah Jepang, kata dia, berencana mengirimkan instruktur untuk mengajar di SMK-SMK di Sulsel, khususnya dalam bidang teknologi yang dibutuhkan dunia kerja di Jepang.
"Program ini diharapkan memberi manfaat bagi kedua pihak. Jepang memperoleh tenaga kerja terampil, sementara kita mendapatkan peluang kerja bagi lulusan. Selain keterampilan teknis, juga penting diberikan pembekalan bahasa dan budaya Jepang," jelasnya.
Program tersebut sejalan dengan upaya penguatan link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri global, sehingga lulusan memiliki daya saing internasional.
Ia menambahkan, kebutuhan tenaga kerja di Jepang, khususnya di sektor perawatan lansia, menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan oleh lulusan SMK di Sulsel.
Pemprov Sulsel juga menekankan pentingnya perlindungan tenaga kerja serta kesiapan kompetensi agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, menyampaikan apresiasinya atas sambutan Pemerintah Provinsi Sulsel.
"Hari ini saya merasa sangat senang dan terhormat atas sambutan yang diberikan. Pertemuan ini sangat bermakna untuk memperkuat hubungan antara Jepang dan masyarakat lokal di Sulawesi Selatan," ujarnya.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan ke depan melalui diskusi yang lebih mendalam serta implementasi program yang konkret.
Pemprov Sulsel membuka ruang kolaborasi lanjutan agar setiap peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti secara nyata dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. (*)
BERITA TERKAIT
-
Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional
-
Kasus Santri Dipaksa Gunakan Vape di Pangkep, Pemprov Sulsel Beri Pendampingan Psikologis dan Hukum
-
Berikut Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel di Momentum 27 Tahun Luwu Utara
-
Warga Sulsel Jadi Korban Perompak di Somalia, Pemprov Koordinasikan dengan Kementerian Terkait
-
Jawab Kebutuhan Nakes, Gubernur Sulsel Serahkan Mobil Layanan Kesehatan untuk Warga Rongkong