MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kabupaten Luwu Timur masih menjadi primadona para investor, khususnya di sektor pertambangan. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel, realisasi investasi Luwu Timur terbesar kedua di Sulsel setelah Kota Makassar.
Kepala DPM-PTSP Sulsel, Asrul Sani, mengungkapkan, realisasi investasi di Sulsel menembus angka Rp19 triliun selama tahun 2025. Jumlah ini melewati target Rp16 triliun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Investasi masih didominasi penanaman modal dalam negeri sebesar Rp11 triliun. Sisanya investor asing," ungkap Asrul, Senin, 16 Maret 2026.
Adapun lima daerah dengan realisasi investasi terbesar, masing-masing Kota Makassar dengan nilai investasi Rp5,29 triliun, disusul Luwu Timur Rp4,2 triliun, Luwu Rp2,81 triliun, Maros Rp1,67 triliun, dan Gowa Rp871 miliar.
"Kota Makassar tertinggi karena sektor tersier seperti perumahan, transportasi, dan perdagangan. Kalau Luwu Timur, konsentrasinya di sektor pertambangan," ungkap Asrul.
Ia berharap, pemerintah daerah memberikan kemudahan bagi para investor, khususnya dalam hal perijinan untuk menarik mereka dalam berinvestasi. Jaminan keamanan juga menjadi hal yang mutlak.
"Kemudahan dalam berinvestasi, tidak ada birokrasi yang rumit, serta daerah yang aman akan menarik minat investor untuk berinvestasi," kata Asrul. (*)
BERITA TERKAIT
-
Lomba Balap Perahu Naga Luwu Timur Sukses Digelar, Juara Dapat Bonus dari Bupati
-
Satu-satunya Gubernur Pembicara di Peluncuran Perpres Anak Tidak Sekolah, Andi Sudirman Bawa Sulsel Jadi Contoh Nasional
-
Konsisten Kelola Keuangan dengan Baik, Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14
-
Apresiasi Gubernur, Polda Sulsel Bongkar Mafia Solar Subsidi Lintas Laut, 120 Ribu Liter Disita
-
Gubernur Sulsel Ajak Perkuat Kerukunan di Sannipata Waisak 2026, Apresiasi Kontribusi Umat Buddha untuk Pembangunan