MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap layanan transportasi menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung.
Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat memimpin rapat koordinasi bersama pengelola Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan. Rapat itu turut dihadiri Perumda Terminal Makassar Metro, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta sejumlah SKPD Pemerintah Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Munafri mengingatkan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat diprediksi akan terjadi pada hari-hari terakhir menjelang Idulfitri serta saat arus balik. Oleh karena itu, berbagai langkah antisipasi harus disiapkan sejak dini, termasuk memperkuat komunikasi teknis antarinstansi agar setiap persoalan dapat segera diatasi.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat membutuhkan sinergi yang solid antarinstansi, terutama dalam memastikan standar keselamatan transportasi berjalan optimal.
Munafri juga menekankan pentingnya penerapan standar operasional secara disiplin, termasuk pelaksanaan **ramp check** kendaraan secara rutin untuk memastikan seluruh armada laik jalan sebelum melayani penumpang.
Selain itu, pemerintah juga diminta memperketat pengawasan terhadap sejumlah potensi pelanggaran, seperti kendaraan **over dimension over loading (ODOL)**, penumpang yang melebihi kapasitas, hingga kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Tak hanya itu, keberadaan **terminal bayangan** yang beroperasi di luar pengawasan resmi juga menjadi perhatian. Ia mendorong agar sosialisasi dan penindakan terhadap praktik tersebut semakin ditingkatkan demi menjamin keselamatan pengguna transportasi.
Munafri meminta tim gabungan yang terbentuk segera bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan jadwal yang terkoordinasi.
“Mulai hari ini kita harus menjalankan fungsi dan tanggung jawab masing-masing agar pengawasan transportasi menjelang mudik dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat akan menilai hasil pelayanan yang diberikan pemerintah, bukan proses koordinasi yang terjadi di internal.
“Yang dilihat masyarakat adalah bagaimana layanan transportasi berjalan aman dan lancar, khususnya di terminal-terminal yang ada di Kota Makassar,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Makassar Ajak APINDO Jadi Pelopor Gerakan Ramah Lingkungan
-
Pete-pete Laut Siap Mengarungi Lautan Makassar, Uji Coba Perdana di Pulau Barrang Lompo
-
Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai
-
Kota Makassar Kian Toleran, Wali Kota Resmikan Kelenteng Ji Li Gong sebagai Simbol Kerukunan
-
Wali Kota Munafri Pimpin Plogging HLH 2026, Ingatkan Warga Makassar Soal Sampah dan Iklim