Redaksi : Jumat, 13 Februari 2026 16:10

MAROS, BUKAMATANEWS - Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Sulawesi Selatan menggelar aksi serentak Bersih-Bersih Masjid dalam bingkai Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai bagian dari tarhib Ramadan 1447 Hijriah.

Pusat kegiatan dipusatkan di Masjid Al Markaz Al Islami Maros dan dihadiri langsung oleh Bupati Maros Chaidir Syam. Turut hadir perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulsel Andi Munawir, Ketua Harian Pengurus Masjid Al Markaz Al Islami Maros H. Syamsuddin Caco, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulsel Asri Said, serta Ketua Umum DPD BKPRMI Maros Muhammad Yusuf Ali.

Aksi ini melibatkan pelajar SMA/SMK, guru mengaji, komunitas lingkungan, hingga unsur pemerintah daerah. Selain membersihkan area masjid, peserta juga melakukan penataan lingkungan dan penanaman pohon di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Chaidir Syam menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan budaya bersih di seluruh daerah.

“Musuh kita adalah sampah. Kebersihan adalah bagian dari iman, terlebih menjelang Ramadan. Pemerintah Kabupaten Maros telah mengeluarkan edaran agar masyarakat melaksanakan bersih-bersih masjid dan lingkungan sekitar, termasuk kerja bakti rutin setiap Jumat,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Munawir yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa kolaborasi antara BKPRMI dan pemerintah daerah menjadi contoh sinergi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada momentum seremonial, tetapi menjadi budaya bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Ketua Umum DPW BKPRMI Sulsel, Asri Said, menyebut aksi tersebut sebagai wujud komitmen kader BKPRMI untuk mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban.

“BKPRMI ingin menjadi pelopor gerakan hidup bersih. Insya Allah, kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk membangun karakter pemuda remaja masjid yang peduli lingkungan,” ujarnya.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman pohon. Ketua DPD BKPRMI Maros, Muhammad Yusuf Ali, menilai penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Bencana kerap terjadi karena kerusakan alam dan berkurangnya resapan air. Bibit pohon ditanam di sekitar masjid dan dibagikan ke sekolah-sekolah agar kesadaran lingkungan tumbuh sejak dini,” jelasnya.

Secara serentak, kegiatan dilaksanakan di sejumlah titik di 24 kabupaten/kota, di antaranya Kabupaten Maros, Wajo, Parepare, Bone, Bulukumba, Sinjai, Jeneponto, Sidenreng Rappang, Luwu Utara, Soppeng, Pangkep, Makassar, Kepulauan Selayar, serta sejumlah kecamatan di Takalar dan Sidrap.

Melalui gerakan kolaboratif ini, BKPRMI Sulsel berharap Gerakan Indonesia ASRI menjadi agenda berkelanjutan. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat edukasi dan gerakan sosial yang menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, khususnya menjelang dan sepanjang bulan suci Ramadan.