TAKALAR, BUKAMATANEWS - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut mampu beradaptasi agar tetap kompetitif. Pemerintah Kabupaten Takalar pun mulai mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, untuk membantu pelaku usaha mempromosikan produk mereka secara lebih luas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Takalar, Daeng Manye, saat menghadiri kegiatan bersama program AI for MSME Advancement in ASEAN yang merupakan inisiatif ASEAN dan didukung oleh Google.org dengan Kaizen Collaborative Impact sebagai mitra pelaksana di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Desa Kadatong, Kecamatan Galesong, Rabu (11/2/2026).
Kunjungan orang nomor satu di Takalar itu disambut antusias oleh para pelaku UMKM dan masyarakat Desa Kadatong. Selain bersilaturahmi, kehadiran Bupati juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi langsung kepada para pelaku usaha lokal agar lebih berani memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mereka.
Dalam sambutannya, Daeng Manye menegaskan bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus diikuti oleh para pelaku UMKM jika ingin berkembang.
“Di era sekarang, kita harus beradaptasi dengan digitalisasi. Teknologi, termasuk AI, bisa membantu pelaku UMKM mempromosikan produknya agar lebih dikenal luas. Jika dimanfaatkan dengan baik, produk lokal kita bisa menembus pasar yang lebih besar,” ujarnya.
Menurutnya, penguasaan teknologi digital akan menjadi salah satu kunci agar produk-produk UMKM Takalar mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Asmita Saputri, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar mampu memanfaatkan teknologi terbaru untuk meningkatkan produktivitas usaha.
“Kegiatan ini sangat penting karena membantu masyarakat memahami bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat digunakan untuk mendukung usaha mereka. Harapannya, para pelaku UMKM di Desa Kadatong bisa lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital,” jelasnya.
Penjabat Kepala Desa Kadatong, Baharuddin Tjalla Daeng Awe, juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap pengembangan UMKM di wilayahnya.
Ia menilai kehadiran Bupati Takalar menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pelaku UMKM agar terus berkembang melalui program-program yang inovatif dan berkelanjutan.
“Kehadiran Bupati kita menjadi motivasi besar bagi para pelaku usaha di Desa Kadatong untuk terus berkembang dan memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat dari tingginya partisipasi peserta. Dari total 125 pelaku UMKM yang terdata di Desa Kadatong, sebanyak 108 orang hadir mengikuti kegiatan tersebut, menunjukkan tingginya minat pelaku usaha untuk belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Target Juara Umum, Bupati Takalar Lepas 30 Kafilah ke MTQ Sulsel di Maros
-
Bupati Firdaus Luncurkan ANITA: ASN Takalar Dipantau Live Tracking, Kinerja Dinilai Berbasis Poin
-
Bupati Takalar Tekankan Akselerasi Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027
-
Pasca-Lebaran, Bupati Takalar dan Apdesi Komitmen Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
-
Momen Idul Fitri, Bupati Takalar Ungkap 50 Koperasi Desa dan 2.249 UMKM Telah Diberdayakan