Bupati Pinrang Rotasi Kepala Puskesmas, Berikut Daftarnya
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap melalui penguatan kepemimpinan ini, setiap Puskesmas mampu memberikan layanan yang lebih cepat, ramah, dan profesional.
PINRANG, BUKAMATANEWS - Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, merotasi dan melakukan mutasi terhadap sejumlah Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pinrang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penyegaran dalam tata kelola pelayanan kesehatan di Kabupaten Pinrang.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) rotasi dan mutasi kepada tujuh kepala Puskesmas dilakukan secara resmi oleh Bupati Andi Irwan Hamid pada Rabu, 11 Februari 2026.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penegasan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Dalam arahannya, Irwan Hamid menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin di fasilitas kesehatan tidak hanya diukur dari pencapaian program dan ketaatan administratif semata, tetapi juga dari kemampuan manajerial, termasuk membangun komunikasi efektif dan menciptakan harmonisasi di lingkungan kerja.
Menurut Irwan Hamid, setiap Kepala Puskesmas harus berperan sebagai pengayom yang mampu merangkul seluruh jajaran, mulai dari tenaga medis dan paramedis hingga staf pendukung lainnya.
Hal ini dinilai krusial agar operasional pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan tanpa hambatan internal.
"Harmonisasi dalam tubuh Puskesmas adalah hal wajib. Jika komunikasi terbangun dengan baik, maka pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan semakin optimal serta memberikan wajah positif bagi layanan kesehatan di Kabupaten Pinrang," tegas Irwan Hamid.
Ia juga berpesan kepada para pejabat yang baru menerima amanah agar senantiasa membuka ruang dialog dan bersedia menerima masukan dari bawahan. Dengan pola kepemimpinan terbuka, setiap kendala teknis maupun di lapangan diharapkan dapat segera diidentifikasi serta dicarikan solusi bersama demi kepentingan publik.
Lebih lanjut, Irwan menilai bahwa pelayanan kesehatan prima merupakan fondasi utama dalam mencetak masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Kepuasan masyarakat terhadap akses kesehatan menjadi tolok ukur utama keberhasilan pembangunan daerah di sektor kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, menjelaskan bahwa dari tujuh posisi yang diisi, lima diantaranya merupakan pengangkatan baru, sedangkan dua lainnya merupakan pergeseran posisi. Empat pejabat baru berasal dari unsur dokter Puskesmas dan satu orang merupakan Ketua Tim Kerja (Ketimker) di Dinas Kesehatan.
Selain itu, terdapat dinamika rotasi lainnya, dimana tiga pejabat lama mendapatkan penugasan baru di RSUD Lasinrang (RSUL), dua pejabat ditarik kembali ke kantor Dinas Kesehatan, serta dua lainnya tetap menjabat sebagai Kepala Puskesmas namun berpindah lokasi tugas.
Dyah menambahkan, rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus bentuk pembinaan karier bagi ASN di lingkungan Dinas Kesehatan. Sejumlah Kepala Puskesmas dinilai telah menunjukkan kinerja yang gemilang sehingga dipandang layak menempati posisi dengan tanggung jawab yang lebih tinggi, termasuk di fasilitas kesehatan rujukan.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap melalui penguatan kepemimpinan ini, setiap Puskesmas mampu memberikan layanan yang lebih cepat, ramah, dan profesional. Langkah tersebut diharapkan berdampak langsung pada pemerataan kualitas layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Pinrang.
Berikut daftar Kepala Puskesmas yang dirotasi:
1. dr. H M Lutfy - Kepala Puskesmas Suppa
2. dr. Lenny Wirawan – Kepala Puskesmas Salo
3. dr. Enny Sulistyarini – Kepala Puskesmas Mattombong
4. dr. Ina Wulandari – Kepala Puskesmas Tadang Palie
5. Jamaluddin, SKM – Kepala Puskesmas Leppangan
(*)
