Redaksi : Minggu, 25 Januari 2026 12:26

SURABAYA, BUKAMATANEWS - Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan terus diperkuat. Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui kunjungan kerja Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Didampingi Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Maros, Agustam, beserta jajaran, Bupati Chaidir Syam secara langsung meninjau dan mempelajari sistem pengelolaan Command Center Surabaya yang dikenal sebagai salah satu percontohan terbaik layanan pemerintahan berbasis digital di Indonesia.

Dalam studi tiru tersebut, rombongan Pemkab Maros mendapatkan pemaparan komprehensif terkait mekanisme kerja Command Center, mulai dari integrasi data lintas organisasi perangkat daerah (OPD), sistem pemantauan pelayanan publik, hingga pemanfaatan teknologi informasi sebagai dasar pengambilan kebijakan yang cepat dan presisi.

Bupati Chaidir Syam menegaskan, Command Center tidak hanya berfungsi sebagai pusat data, melainkan menjadi instrumen strategis dalam membangun pemerintahan yang responsif, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat merespons berbagai persoalan publik secara real-time.

“Pengelolaan Command Center yang optimal akan sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, kami ingin memastikan sistem yang dikembangkan di Maros benar-benar efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Chaidir Syam.

Ia menambahkan, pengalaman dan praktik terbaik yang diterapkan di Kota Surabaya akan menjadi referensi penting dalam penguatan dan penyempurnaan Command Center Kabupaten Maros ke depan. Dengan sistem yang andal, pelayanan publik diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berbasis data yang akurat.

Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan keseriusan Pemkab Maros untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi serta mendorong tata kelola pemerintahan yang modern, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.