PANGKEP, BUKAMATANEWS - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban dan serpihan badan pesawat ATR 42-500 yang hilang dan diduga jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut dilaporkan hilang pada Minggu (18/1).
Komandan Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menyatakan bahwa pencarian terhadap pesawat yang jatuh itu masih terus dilakukan. Hingga saat ini, tim telah menemukan serpihan badan pesawat serta satu korban.
"Selain menemukan serpihan pesawat, juga sudah ditemukan satu korban," kata Bangun di Posko Balocci, Pangkep, Minggu (18/1).
Ia menegaskan bahwa informasi penemuan korban telah dikonfirmasi langsung dengan tim SAR yang berada di lapangan, tepatnya di puncak Gunung Bulusaraung.
"Saya sudah yakinkan kepada tim di lapangan melalui komunikasi radio, bahwa sudah ditemukan satu korban," jelasnya.
Namun, Bangun belum bersedia mengungkapkan identitas maupun kondisi korban, apakah selamat atau meninggal dunia. Ia hanya menyebutkan bahwa korban ditemukan di lereng bukit gunung.
"Kondisi korban kami belum bisa menyampaikan di sini, yang jelas butuh upaya yang cukup keras karena kondisinya luar biasa. Saat ini cuaca tertutup, cukup berkabut, dan medannya sangat sulit," ujarnya.
"Korban ditemukan di sebelah utara dari puncak. Berada di jurang," tambahnya.
Bangun menyatakan bahwa korban saat ini sedang dalam proses evakuasi menuju posko induk di Desa Tompo Bulu.
"Sedang dievakuasi. Yang jelas, ini butuh kerja keras untuk mengevakuasi korban karena medannya sangat sulit," tandasnya.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Berikan Santunan Bagi Korban Kecelakaan ATR 42-500 asal Luwu Timur
-
Duka Mendalam Selimuti Pelepasan Jenazah Korban ATR, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Upacara
-
Lewat Sidik Jari, Identitas Tujuh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
-
Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Anjing Pelacak K9 Bantu Tim SAR Sisir Serpihan Pesawat ATR 42-500