Redaksi
Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 16:08

Breaking News! Pesawat jenis ATR 400 dengan rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Maros

Breaking News! Pesawat jenis ATR 400 dengan rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Maros

Pesawat ATR 400 rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian di area pegunungan.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS  - Pesawat jenis ATR 400 dengan rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Insiden ini langsung memicu respons cepat dari tim SAR gabungan.

Informasi awal menyebutkan, pesawat tersebut kehilangan komunikasi sekitar pukul 13.17 WITA ketika mendekati wilayah Sulawesi Selatan. Titik terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan pegunungan karst Leang-leang, Kabupaten Maros.

Kepala Kantor Basarnas Makassar menyatakan, setelah menerima laporan hilang kontak, pihaknya langsung mengerahkan tim SAR menuju lokasi yang diduga menjadi titik terakhir pesawat. Operasi pencarian dilakukan dengan melibatkan personel Basarnas, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Pesawat ATR 400 tersebut dilaporkan membawa sejumlah penumpang dan awak pesawat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah pasti penumpang maupun kondisi pesawat.

Pihak berwenang masih melakukan koordinasi intensif dengan otoritas penerbangan untuk memastikan kronologi kejadian, termasuk kemungkinan penyebab hilangnya kontak. Proses pencarian di lapangan menghadapi tantangan medan yang cukup berat karena wilayah tersebut didominasi perbukitan dan hutan.

Masyarakat di sekitar lokasi pencarian diimbau untuk tetap tenang dan tidak mendekati area operasi SAR demi keselamatan bersama. Pemerintah daerah memastikan akan terus memberikan dukungan penuh hingga pesawat berhasil ditemukan.

Perkembangan terbaru terkait pencarian pesawat ATR 400 rute Jogja–Makassar ini akan terus diperbarui seiring dengan informasi resmi dari tim SAR dan otoritas terkait.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.