JAKARTA, BUKAMATANEWS - Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026 - 2030 sementara berlangsung di Jakarta, hari ini, Rabu, 14 Januari 2026. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Brian Yuliarto sebagai ex-officio anggota Majelis Wali Amanat (MWA) diwakili Wakil Menteri Prof Fauzan dalam Rapat Paripurna Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030.
Diketahui, Mendiktisaintek memiliki bobot suara 35 persen atau setara sembilan suara di Pilrek Unhas. Sementara Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang masing-masing memiliki satu bobot suara juga diwakilkan. Amran Sulaiman diwakili Ketua Harian IKA Unhas Sukriansyah S. Latief, sedangkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman diwakili oleh Kepala Badan Pendapatan Sulsel Andi Winarno Eka Putra.
"Masing-masing membawa surat tugas dan surat mandat untuk hadir mengikuti seluruh proses pemilihan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, Rabu, 14 Januari 2026
Terlihat hadir langsung, Anggota MWA dari unsur Wakil Masyarakat Tony Wenas, M. Arsjad Rasjid, Prof Sangkot Marzuki dan seluruh anggota MWA Unhas. Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas, Prof Alimuddin Unde yang didampingi Sekretaris Eksekutif MWA, Prof Asmuddin Natsir.
Rapat paripurna didahului dengan penyampaian visi-misi masing-masing calon Rektor Unhas yang awali oleh Prof Budu, lalu Prof Jamaluddin Jompa atau Prof JJ dan terakhir Prof Sukardi Weda. Masing-masing calon diberi waktu sama, yakni lima menit.
Selanjutnya, penanggap anggota MWA memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada ketiga calon Rektor Unhas periode 2026-2030. (*)
BERITA TERKAIT
-
Kembali Nakhodai Unhas, Prof Jamaluddin Jompa Menang Telak 23 Suara
-
Pemilihan Rektor Unhas Digelar 12 Januari di Jakarta
-
Roadshow THRIVE Talenta Digital Indonesia di Makassar, Telkomsel Ajak Mahasiswa Unhas Siap Hadapi Era Digital
-
Unhas Tegaskan Mahasiswa yang Tewas di Tamalanrea Bukan Korban Pengkaderan, Melainkan Kecelakaan Lalu Lintas
-
Sulap' Jamur Lokal Jadi Dendeng & Kaldu Premium: Unhas Bawa Inovasi Pangan ke Parepare, Gandeng KWT Masagena