Dari S1 hingga Doktor Spesialis, 5.750 Beasiswa LPDP Disiapkan
15 Januari 2026 21:34
OpenAI meluncurkan ChatGPT Health secara global termasuk Indonesia, fitur khusus untuk membantu pengguna memahami dan mengelola informasi kesehatan secara personal dengan keamanan dan privasi data terjamin.
BUKAMATANEWS — OpenAI resmi meluncurkan fitur terbaru ChatGPT Health secara global pada Kamis (8/1/2026), termasuk untuk pengguna di Indonesia. Fitur ini dirancang sebagai platform digital terpadu yang membantu masyarakat memahami dan mengelola informasi kesehatan secara lebih mudah dan personal.
OpenAI mencatat, topik kesehatan menjadi salah satu kegunaan paling populer di ChatGPT. Lebih dari 230 juta pengguna di seluruh dunia setiap pekan memanfaatkan ChatGPT untuk bertanya seputar kesehatan dan kebugaran, mulai dari pola makan, olahraga, hingga persiapan konsultasi medis.
ChatGPT Health hadir sebagai fitur khusus yang terpisah dari ruang percakapan ChatGPT biasa. Melalui fitur ini, pengguna dapat menghubungkan berbagai aplikasi kesehatan, seperti Apple Health, untuk membaca hasil tes kesehatan, mempersiapkan janji temu dengan dokter, menyusun rencana diet dan olahraga, hingga mempertimbangkan pilihan asuransi kesehatan.
OpenAI menegaskan bahwa pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data pribadinya. Perusahaan menyediakan opsi chat sementara serta penghapusan data secara permanen dari sistem dalam waktu maksimal 30 hari.
Pada tahap awal peluncuran, seluruh pengguna ChatGPT dapat mendaftarkan diri ke dalam daftar tunggu untuk memperoleh akses ke ChatGPT Health. Akses akan diberikan secara bertahap untuk keperluan pengujian. Setelah mendapatkan izin, pengguna dapat memilih menu “Health” di sidebar ChatGPT untuk mulai menggunakan fitur tersebut.
“ChatGPT Health bukan alat diagnosis atau pengobatan. Fitur ini dikembangkan sebagai pendamping yang membantu pengguna memahami pola kesehatan mereka dari waktu ke waktu dan mempersiapkan diri sebelum berdiskusi dengan tenaga medis profesional,” kata OpenAI dalam keterangan pers, Kamis (8/1/2026).
Dalam peluncuran ini, OpenAI menempatkan aspek privasi sebagai fokus utama. Seluruh percakapan dan dokumen yang diunggah ke ChatGPT Health dienkripsi secara default, sementara data kesehatan diproses secara terpisah agar konteks tetap terjaga.
OpenAI juga memastikan bahwa percakapan dan data kesehatan pengguna tidak digunakan untuk melatih model dasar mereka. Sebagai lapisan keamanan tambahan, perusahaan menghadirkan fitur multi-factor authentication (MFA). Sistem pengamanan ChatGPT Health dikembangkan bersama ratusan dokter dan dilengkapi perlindungan di tingkat model pada GPT-5 terbaru.
ChatGPT Health memungkinkan pengguna mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan, seperti panduan kembali berolahraga setelah melahirkan, persiapan medical check-up tahunan, hingga penyusunan rencana makan bagi pengguna yang sedang menjalani terapi tertentu.
Dengan peluncuran ini, OpenAI berharap ChatGPT Health dapat menjadi pendamping digital yang membantu masyarakat lebih siap dan teredukasi dalam menjaga kesehatan mereka.
15 Januari 2026 21:34
15 Januari 2026 20:49
15 Januari 2026 20:15
15 Januari 2026 09:56
15 Januari 2026 10:06
15 Januari 2026 10:18
15 Januari 2026 15:11
15 Januari 2026 07:55