Dewi Yuliani : Selasa, 06 Januari 2026 17:17
Polisi menangkap 15 pelaku narkoba, salah satunya Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah yang juga berprofesi sebagai Dosen, AMT.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kabar kurang mengenakkan datang dari organisasi Muhammadiyah Kabupaten Bone. Salah satu kader terbaiknya, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Watampone, AMT, diduga ditangkap akibat terlibat kasus narkoba.

AMT ditangkap bersama 15 orang lainnya, di tempat yang berbeda, pada 2 - 4 Januari 2026 lalu. Dalam kasus ini, 12 pelaku ditangkap di Kabupaten Bone, sedangkan tiga pelaku lainnya ditangkap di Kabupaten Sidrap.

Kasat Narkoba Polres Bone, Iptu Irham, saat dikonfirmasi menjelaskan kronologi penangkapan ke-15 pelaku tersebut. Ia menjelaskan, polisi pertama kali menangkap pelaku HS, dengan barang bukti berupa satu sachet sabu. Berdasarkan keterangan HS, ia mendapatkan barang tersebut dari pelaku HR.

"Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap HR, dan ditemukan barang bukti berupa enam sachet sabu. HR mengaku mendapatkan barang tersebut dari pelaku AMT, yang merupakan oknum Dosen sekaligus ketua ormas," jelas Iptu Irham.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan menangkap AMT. Saat digeledah, ditemukan barang bukti dua sachet sabu.

"AMT mengaku mendapatkan barang ini dari Sidrap," imbuhnya.

Ia menambahkan, lima pelaku akan diserahkan ke BNNK untuk menjalani rehabilitasi, dan 10 pelaku lainnya akan menjalani proses hukum dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bone.

Penangkapan AMT ini menjadi perhatian karena Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar akan berkunjung ke Kabupaten Bone, besok, Rabu, 7 Januari 2026, dalam rangka puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag. Seluruh tokoh lintas agama dan organisasi kemasyarakatan diundang untuk menghadiri acara ini, termasuk jajaran Muhammadiyah. (*)

Penulis: Wandi - Choys