Nestle Tarik Sejumlah Susu Formula Bayi Diduga Terkontaminasi Toksin
Nestle menarik kembali sejumlah batch susu formula bayi di beberapa negara Eropa, termasuk Prancis dan Jerman, setelah ditemukan potensi kontaminasi toksin. Penarikan dilakukan secara preventif sembari perusahaan berkoordinasi dengan otoritas setempat, meski belum ada laporan penyakit yang terkait langsung dengan produk tersebut.
BUKAMATANEWS — Raksasa makanan asal Swiss, Nestle, mengumumkan penarikan kembali (recall) sejumlah batch susu formula bayi di beberapa negara Eropa pada Senin (5/1/2026). Penarikan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan setelah ditemukan indikasi keberadaan toksin yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Produk yang terdampak dilaporkan beredar di Prancis, Jerman, Austria, Denmark, Italia, dan Swedia. Dalam keterangan resmi di situs perusahaan, Nestle menyebut telah menemukan “masalah kualitas” pada bahan baku yang dipasok oleh salah satu rekanan utamanya.
“Nestle telah melakukan pengujian terhadap semua minyak asam arakidonat dan campuran minyak terkait yang digunakan dalam produksi produk nutrisi bayi yang berpotensi terdampak,” tulis perusahaan tersebut.
Hingga saat ini, Nestle menegaskan belum ada laporan resmi mengenai kasus penyakit yang secara langsung dikaitkan dengan produk tersebut. Namun, perusahaan tetap berkoordinasi dengan otoritas di negara-negara terkait untuk memastikan langkah keselamatan konsumen berjalan sesuai prosedur.
“Para orang tua dan pengasuh kami yakinkan bahwa langkah-langkah yang diperlukan sedang diterapkan, termasuk penarikan produk apabila diperlukan,” lanjut pernyataan Nestle.
Menurut laporan AFP, Nestle Prancis menyatakan langkah recall yang dilakukan bersifat preventif dan sukarela. Batch yang ditarik di antaranya adalah produk susu formula bayi merek Guigoz dan Nidal setelah investigasi mengindikasikan kemungkinan keberadaan cereulide, yaitu toksin yang dapat memicu gangguan pencernaan.
Nestle juga mengunggah daftar batch terdampak di situs resminya, lengkap dengan instruksi pengembalian produk serta prosedur pengembalian dana. Nama produk berbeda di tiap negara, misalnya di Jerman dipasarkan dengan merek Beba dan Alfamino.
Selain itu, perusahaan turut menyediakan layanan kontak khusus untuk menjawab pertanyaan para konsumen.
Hingga kini investigasi terkait sumber kontaminasi masih berlangsung, sementara Nestle menegaskan bahwa keamanan konsumen tetap menjadi prioritas utama.
News Feed
Berita Populer
13 Juni 2026 13:43
