Redaksi
Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 16:32

Diskusi Publik DPRD Makassar, Wali Kota Paparkan Capaian Ekonomi 2025 dan Arah Baru Pelayanan Publik

Diskusi Publik DPRD Makassar, Wali Kota Paparkan Capaian Ekonomi 2025 dan Arah Baru Pelayanan Publik

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan capaian pembangunan dan arah baru pemerintahan menuju impactful governance dalam Diskusi Publik dan Refleksi Akhir Tahun DPRD Makassar 2025

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Makassar sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Diskusi Publik dan Refleksi Akhir Tahun DPRD Kota Makassar bertema “DPRD Kota Makassar Membaca Isu, Merespon Aspirasi” yang digelar di Hotel Aston Makassar, Rabu (24/12/2025).

Turut hadir Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, pimpinan dan anggota DPRD Makassar, Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba, serta Kepala Diskominfo Kota Makassar Muhammad Roem.

Dalam sambutannya, Munafri mengungkapkan bahwa berbagai hasil survei independen menempatkan kinerja Pemerintah Kota Makassar pada tren positif. Ia menyebut, capaian kinerja pemerintah daerah berada di angka 87,2 persen.

“Ini menjadi gambaran bahwa apa yang kita lakukan berada di jalur yang benar,” ujar Ketua DPD II Golkar Makassar itu.

Meski begitu, ia mengakui pelayanan publik masih perlu diperkuat. Ke depan, Pemkot Makassar menargetkan pergeseran dari konsep *good governance* menuju *impactful governance*, yakni pemerintahan yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan sosial.

“Empat tahun ke depan harus kita gunakan untuk memperkuat seluruh proses layanan agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga,” tegasnya.

Munafri juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan DPRD Makassar. Menurutnya, sinergi eksekutif–legislatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

“Tidak ada yang lebih baik selain kita berjalan bergandengan tangan untuk Kota Makassar. Sepuluh bulan terakhir, sudah banyak hal yang kita lakukan bersama,” tuturnya.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Makassar tahun 2025 tercatat sebesar 5,39 persen, lebih tinggi dari angka nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Tingkat inflasi juga dinilai terkendali di kisaran 2,6–2,7 persen.

“Ini menunjukkan stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Di sektor kepemudaan, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Makassar naik signifikan hingga mencapai 65 persen, melampaui rata-rata nasional dan provinsi. Salah satu pendukungnya adalah kehadiran Makassar Creative Hub.

“Insyaallah tahun 2026 Makassar Creative Hub akan berkembang menjadi empat unit,” ujarnya.

Munafri menegaskan, pemerintah tidak ingin sekadar mengejar perbandingan dengan kota besar dunia. Fokus utama saat ini adalah memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat.

“Biarkan manfaat pembangunan dirasakan nyata oleh masyarakat. Jika manfaatnya hadir, apresiasi akan datang dengan sendirinya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menilai forum refleksi ini menjadi ruang strategis untuk membaca isu pembangunan dan merespon aspirasi masyarakat.

“Sinergi DPRD dan Pemerintah Kota adalah kunci menghadirkan pembangunan yang responsif, transparan, dan berkeadilan,” ucapnya.

Aliyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.

“Dengan keterlibatan semua pihak, kita pastikan pembangunan Kota Makassar berjalan sesuai harapan dan menjawab tantangan masa depan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer