Wagub Sulsel Buka Kaukus Perempuan Parlemen, Soroti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Fatmawati Rusdi menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar kemajuan bangsa, baik dalam lingkup keluarga maupun dalam ruang pengambilan kebijakan publik.
Ia menambahkan, rasio kekerasan terhadap perempuan di Sulsel tahun 2024 tercatat 21,33 per 100.000 perempuan, dan diyakini lebih besar karena masih banyak kasus yang tidak dilaporkan.

"Saya yakin, ketika saya berdiri bersama para legislator perempuan, kita bisa menyelesaikan pekerjaan rumah ini bersama. Isu perempuan dan anak adalah isu pembangunan daerah," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal, menyatakan komitmen DPRD Sulsel untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam mendorong agenda pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender.
"Insya Allah kami di DPRD Sulsel akan mendukung penuh kerja-kerja Pemerintah Provinsi Sulsel," ujarnya.
Seminar edukasi ini menghadirkan pemateri dari berbagai latar belakang, salah satunya psikolog Okky Asokawati, S.Psi., M.Psi. Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi perempuan anggota legislatif untuk memperkuat perannya, tidak hanya sebagai pembuat kebijakan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan berdaya. (*)
News Feed
Berita Populer
01 Mei 2026 19:52
01 Mei 2026 17:24
01 Mei 2026 11:18
01 Mei 2026 16:51
