Redaksi
Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 15:48

Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi, Percepat Hunian untuk MBR

Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi, Percepat Hunian untuk MBR

Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 50.030 rumah subsidi di Serang sebagai upaya percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

BUKAMATANEWS — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara simbolis meresmikan akad massal 50.030 rumah subsidi yang digelar di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia.

Sebanyak 300 akad dilakukan secara langsung di lokasi acara dengan melibatkan 11 bank penyalur. Sementara itu, 49.730 akad lainnya dilaksanakan secara daring dengan melibatkan 39 bank penyalur yang tersebar di 33 provinsi dan berlangsung pada 110 titik kabupaten/kota di Tanah Air.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo juga melakukan serah terima kunci rumah secara simbolis kepada 10 penerima MBR dari beragam latar belakang profesi. Mereka antara lain guru, tuna netra, tukang pijat, pedagang kopi keliling, pengemudi ojek daring, penjual seblak, prajurit TNI, buruh, dai, tukang cukur, hingga nelayan.

Presiden turut melakukan dialog interaktif secara daring dengan peserta akad dari sejumlah daerah, di antaranya Papua, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara. Seluruh peserta dialog merupakan MBR yang berasal dari sektor usaha kecil dan pekerjaan informal.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat, hingga 19 Desember 2025 penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 263.017 unit rumah subsidi dengan total nilai Rp 32,67 triliun. Penyaluran tersebut melibatkan 39 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, serta didukung oleh 7.998 pengembang perumahan.

Rumah subsidi yang disalurkan melalui skema FLPP tersebar di 12.981 kawasan perumahan pada 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota. Tren penyaluran FLPP dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penguatan signifikan. Meski sempat mengalami penyesuaian pada 2024, penyaluran kembali meningkat pesat pada 2025 berkat kolaborasi lintas sektor yang semakin solid.

Melalui akad massal ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses kepemilikan rumah layak bagi MBR, sekaligus memperkuat ekosistem perumahan nasional melalui sinergi antara pemerintah pusat, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer