Isu Rp2 Miliar untuk Helikopter Dibantah, Pemprov Sulsel Siap Tempuh Jalur Hukum
02 April 2026 16:47
Festival Daur Bumi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, target tersebut diharapkan dapat dicapai secara bertahap dan berkelanjutan.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Camat Biringkanaya, Juliaman, S.Sos., bersama para lurah se-Kecamatan Biringkanaya menghadiri kegiatan Talk Show Manajemen Pegadaian dan Lurah Bantul dalam rangkaian Festival Daur Bumi yang digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Prajurit M. Yusuf Makassar dan menjadi bagian dari penguatan edukasi serta kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Talk show ini menghadirkan diskusi interaktif mengenai praktik pengelolaan sampah yang inovatif dan bernilai ekonomi. Para peserta memperoleh wawasan tentang pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai guna tinggi yang tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik pengelolaan lingkungan di tingkat kewilayahan.
Festival Daur Bumi digelar sebagai wadah edukasi dan berbagi pengetahuan bagi pemerintah, komunitas, dunia usaha, serta masyarakat luas terkait pengelolaan sampah secara kreatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang sampah, dari sekadar limbah menjadi sumber daya yang dapat diolah dan dimanfaatkan.
Camat Biringkanaya, Juliaman, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai Festival Daur Bumi sangat relevan dengan kebutuhan wilayah, khususnya dalam memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
“Edukasi pengelolaan sampah harus terus diperkuat hingga ke tingkat kelurahan agar tumbuh kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Kehadiran para lurah se-Kecamatan Biringkanaya dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah wilayah dalam mendukung program lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari festival ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program konkret pengelolaan sampah di masing-masing kelurahan.
Festival Daur Bumi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, target tersebut diharapkan dapat dicapai secara bertahap dan berkelanjutan.
Festival Daur Bumi berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 12–14 Desember 2025. Selama kegiatan, berbagai agenda edukatif dan interaktif digelar sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun budaya peduli lingkungan serta sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.
02 April 2026 16:47
02 April 2026 16:03
02 April 2026 15:57
02 April 2026 15:15
02 April 2026 14:22
02 April 2026 11:56
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:25