MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Donggala melakukan studi tiru mendalam ke Inkubator UMKM Makassar untuk mempelajari strategi membangun ekosistem usaha yang matang. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Donggala mengakselerasi pengembangan pelaku usaha lokal dengan mengadopsi model yang telah terbukti.
Dalam kunjungan yang diterima langsung oleh Kepala Bidang UKM DISKOP UKM Makassar, Andi Tenri Beda, dan Manager Inkubator Bisnis Makassar, Khairul Umam, terungkap bahwa kunci awal kesuksesan inkubator terletak pada proses persiapan yang matang.
"Kami tidak langsung membangun. Langkah pertama adalah studi banding ke berbagai daerah untuk mengumpulkan referensi, lalu menyusun regulasi yang melibatkan semua pemangku kepentingan," papar Andi Tenri Beda, menjelaskan fondasi awal Inkubator Makassar.
Khairul Umam menambahkan, keberadaan inkubator dirancang untuk menjawab persoalan klasik yang menghambat pertumbuhan usaha. "Banyak UMKM yang sudah puluhan tahun beroperasi, tetapi masih terkendala perizinan, sertifikasi, dan desain kemasan. Di sinilah peran pendampingan kami," jelasnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Donggala, Patakali, menyatakan kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan insight langsung. "Kami ingin belajar dan menjadikan Inkubator Makassar sebagai rujukan utama dalam memberdayakan pelaku usaha di Donggala. Ini adalah silaturahmi sekaligus mencari solusi," ujarnya.
Studi tiru ini menjadi langkah nyata Pemkab Donggala dalam menyusun strategi penguatan UMKM, setelah sebelumnya juga melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi Kota Makassar.