Redaksi
Redaksi

Sabtu, 06 Desember 2025 17:27

Datang Sebagai Saudara, BPOM Dirikan Posko Peduli Banjir Aceh untuk Kuatkan Warga dan Relawan

Datang Sebagai Saudara, BPOM Dirikan Posko Peduli Banjir Aceh untuk Kuatkan Warga dan Relawan

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengunjungi warga terdampak banjir Aceh, meresmikan Posko BPOM Peduli, menyalurkan bantuan, memberikan layanan trauma healing, hingga menanam pohon sebagai simbol harapan. Kehadiran BPOM memperkuat warga dan relawan di tengah bencana.

ACEH,BUKAMATANEWS - Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh meninggalkan duka mendalam bagi warga. Di tengah situasi sulit itu, kedatangan Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, menghadirkan secercah harapan. Ia mempercepat agenda luar kotanya demi melihat langsung kondisi masyarakat terdampak serta membawa bantuan kemanusiaan.

Sebagai dokter dan aktivis kemanusiaan sejak muda, Taruna mengaku terpanggil untuk turun tangan. Ia datang membawa dukungan baik secara pribadi maupun melalui gerakan solidaritas keluarga besar BPOM di seluruh Indonesia. Dari Aceh, Taruna dijadwalkan melanjutkan perjalanan kemanusiaan ke Medan dan Padang.

Setibanya di lokasi terdampak, Taruna didampingi Staf Khusus Kepala BPOM, dr. Wachyudi Muchsin, serta Kepala Balai Besar POM Aceh, Riyanto. Mereka membawa langsung berbagai jenis logistik sekaligus meresmikan Posko BPOM Peduli Banjir Aceh, sebuah ruang pemulihan untuk warga terdampak dan relawan yang sudah berhari-hari bekerja menembus wilayah terisolasi.

“Saya Datang Sebagai Saudara”

Dalam sambutannya, Taruna menegaskan bahwa kedatangannya bukan sekadar menjalankan tugas formal sebagai Kepala BPOM. Ia datang membawa ribuan bantuan seperti sembako, obat-obatan, selimut, lampu minyak, serta kebutuhan dasar lainnya.

“Saya datang ke Aceh bukan hanya sebagai Kepala BPOM, tetapi sebagai sahabat dan saudara. Di masa sulit seperti ini, kita harus saling menguatkan," ujarnya penuh empati.

Suasana haru sempat menyelimuti posko saat warga mendatangi lokasi untuk mencari dukungan. Salah satunya Ibu Akbar dari Bireuen yang hampir sepekan tak dapat menghubungi keluarganya akibat terputusnya jaringan komunikasi. Ceritanya membuat suasana seketika hening. Taruna terlihat menenangkan sang ibu seraya memastikan bahwa BPOM bersama berbagai pihak akan membantu semaksimal mungkin.

Posko Humanis: Konseling Trauma hingga Warkop Transit

BPOM menghadirkan konsep posko yang “ramah komunitas”. Selain ruang istirahat bagi warga dan relawan, tersedia layanan konseling trauma, pendampingan untuk anak-anak dan lansia, serta “warkop transit”—ruang hangat tempat relawan beristirahat, menikmati kopi Aceh, makan camilan, bermain gaplek, menunaikan salat, hingga berbincang memulihkan mental sebelum kembali bertugas.

“Kita belajar dari Aceh bahwa kemanusiaan selalu lebih kuat daripada bencana. Posko ini bukan sekadar tempat bernaung, tetapi ruang untuk saling menguatkan,” kata Taruna.

Tenaga konseling berasal dari keluarga besar BPOM bersama pendamping profesional, memastikan setiap warga yang mengalami tekanan psikologis mendapatkan ruang untuk menenangkan diri.

Tanam Pohon sebagai Simbol Harapan

Menutup rangkaian kunjungan, Taruna melakukan penanaman pohon di sekitar area terdampak banjir. Ia menyebut bahwa tindakan itu melambangkan kasih sayang kemanusiaan sekaligus harapan baru.

“Tanam pohon adalah pesan bahwa perhatian tidak hanya berupa bantuan fisik, tetapi juga upaya memulihkan lingkungan dan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Taruna juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, relawan, organisasi kemanusiaan, tenaga kesehatan, hingga pelaku usaha yang bahu-membahu membantu Aceh.

“Saat kita bersatu, musibah sebesar apa pun akan terasa lebih ringan. Aceh selalu kuat, dan kita berdiri bersama untuk bangkit kembali,” tegasnya.

Dari Aceh, Kepala BPOM itu bergerak menuju Medan dan Padang, memastikan komitmen lembaganya untuk selalu hadir di tengah bencana dan mendengar langsung keluhan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer