Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Kamis, 27 November 2025 17:32

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, berfoto bersama para tenaga medis yang akan bertugas di program Pelayanan Kesehatan Bergerak, baru-baru ini.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, berfoto bersama para tenaga medis yang akan bertugas di program Pelayanan Kesehatan Bergerak, baru-baru ini.

Pelayanan Kesehatan Bergerak Pemprov Sulsel Jangkau Tujuh Lokus Kepulauan, 3.979 Pasien Terlayani

Saat ini ratusan tenaga kesehatan telah ditugaskan dalam program PKB. Mereka terdiri dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, dan tenaga farmasi.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Pemprov Sulsel terus mengoptimalkan upaya pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan. Salah satu program strategis di era kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, yakni Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), menunjukkan perkembangan positif dengan capaian signifikan menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, mengungkapkan bahwa realisasi Program PKB berjalan sangat baik dan diterima antusias oleh masyarakat. Program ini merupakan solusi untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan warga kepulauan.

"Secara umum, realisasi Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) berjalan sangat baik dan terus menunjukkan perkembangan positif. Program ini telah mampu menjangkau masyarakat di daerah-daerah terpencil yang sebelumnya sulit mengakses layanan kesehatan. Setiap kunjungan tim PKB disambut antusias oleh masyarakat," kata Evi.

Berdasarkan laporan pelaksanaan per bulan November, kegiatan PKB telah menjangkau tujuh lokus pelayanan di wilayah perbatasan kepulauan, yakni di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Tujuh lokus tersebut mencakup empat Puskesmas di Pangkep, yaitu Puskesmas Pulau Sabutung, Puskesmas Pulau Liukang Tupabiring, Puskesmas Pulau Liukang Tangayya, dan Puskesmas Pulau Sarappo.

Sementara di Kepulauan Selayar, PKB menjangkau tiga Puskesmas, yakni Puskesmas Pulau Benteng Jampea, Puskesmas Pulau Ujung Jampea, dan Puskesmas Pulau Pasilambena.

Evi merincikan, total jumlah pasien yang tertangani selama program tersebut berjalan mencapai 3.979 jiwa. Layanan yang diberikan mencakup berbagai kelompok usia dan jenis layanan. Mulai dari pemeriksaan umum, imunisasi, pemeriksaan ibu dan anak, hingga layanan gizi dan kesehatan gigi.

"Angka ini terus meningkat seiring bertambahnya wilayah yang dijangkau. Ini menunjukkan program PKB tersebut benar-benar dibutuhkan dan diterima masyarakat dengan baik," tegasnya.

Adapun data rinci jumlah pasien yang tertangani selama kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak di tujuh lokus kepulauan: Pangkajene Kepulauan:

Pulau Sabutung (733), Pulau Liukang Tupabiring (521), Pulau Sarappo (379), Pulau Liukang Tangayya (528). Sedangkan, Kepulauan Selayar: Pulau Benteng Jampea (757), Pulau Ujung Jampea (638), Pulau Pasilambena (423).

Terkait dukungan Sumber Daya Manusia (SDM), Kadinkes Sulsel mengungkapkan saat ini ratusan tenaga kesehatan telah ditugaskan dalam program PKB. Mereka terdiri dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, dan tenaga farmasi.

"Mereka tersebar di berbagai daerah, terutama di wilayah terpencil, kepulauan, dan perbatasan. Setiap wilayah memiliki tim yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan dukungan lintas sektor, mobilitas dan koordinasi para tenaga kesehatan ini berjalan semakin efektif," jelasnya.

Evi menambahkan, setiap tahapan pelaksanaan program PKB diutus satu tim berisi 10 orang. Tim ini memiliki komposisi lengkap, termasuk empat dokter spesialis dasar (Spesialis Interna, Spesialis Anak, Spesialis Kandungan/Obgyn, dan Spesialis Gigi dan Mulut), perawat, administrasi, kefarmasian, dan koordinator lapangan.

Tim ini merupakan kolaborasi personel dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Rumah Sakit di lingkungan Pemprov Sulsel, serta personel Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Program PKB akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. (*)

#Pemprov Sulsel #Andi Sudirman Sulaiman #Pelayanan kesehatan bergerak