Redaksi
Redaksi

Kamis, 27 November 2025 23:56

11.360 Calon RT/RW Siap Berlaga, Lorong Makassar Sambut Liga Politik Mini

11.360 Calon RT/RW Siap Berlaga, Lorong Makassar Sambut Liga Politik Mini

Pemilihan RT/RW Makassar 2025 menghadirkan 11.360 calon yang siap berlaga memperebutkan 7.032 kursi. Warga antusias sambut pesta demokrasi lorong, sementara akademisi Unhas mengingatkan pentingnya menjaga suasana damai dan menjadikan pemilihan ini sebagai pendidikan politik masyarakat.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS  — Gendang demokrasi tingkat lingkungan resmi ditabuh. Lorong-lorong di Kota Makassar kembali bergairah menyambut pemilihan RT/RW yang akan digelar serentak pada 3 Desember 2025. Sebanyak 11.360 calon sudah bersiap maju, saling adu gagasan, dan memperebutkan kepercayaan warga.

Dari jumlah tersebut, terdapat 9.191 calon Ketua RT dan 2.169 calon Ketua RW yang akan memperebutkan total 7.032 kursi. Mereka telah melalui tahap pendaftaran pada 22–24 November, penetapan calon 25 November, hingga pencabutan nomor urut pada 26 November 2025.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Makassar, A. Anshar, memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal dan tidak ada penundaan. Ia menegaskan bahwa pemilihan tetap berlangsung pada 3 Desember.

“Semua tahapan sudah berjalan dengan baik. Karena itu pelaksanaan pemilihan tetap pada tanggal 3 Desember, tidak ada perubahan,” ujarnya.

Anshar menilai bahwa pemilihan RT/RW bukan hanya rutinitas lima tahunan, tetapi juga wujud nyata demokrasi partisipatif dan bagian dari visi Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kepemimpinan di tingkat lingkungan.

Proses menuju hari pemilihan pun semakin dinamis. Para calon mulai menyapa warga dari rumah ke rumah, memperkenalkan visi, dan menguatkan dukungan. Sementara itu, daftar pemilih berdasarkan Kartu Keluarga (KK) telah rampung pada 27 November, berbarengan dengan dimulainya masa kampanye terbatas pada 27–29 November.

Dari 15 kecamatan, antusiasme warga terlihat begitu besar. Ribuan calon yang mendaftar mencerminkan semangat masyarakat untuk mengambil bagian dalam perubahan lingkungan mereka sendiri. Lorong-lorong kota diprediksi menjadi panggung demokrasi paling hangat pada awal Desember nanti.

Pengamat politik Universitas Hasanuddin, Dr. Adi Suryadi Culla, menilai pemilihan serentak ini sebagai langkah maju bagi pendidikan politik warga. Menurutnya, pemilihan langsung merupakan latihan demokrasi yang penting agar masyarakat semakin sadar akan perannya dalam menentukan pemimpin.

“Pemkot Makassar sudah memulai langkah baik. Pemilihan ini menjadi ruang pendidikan politik bagi warga untuk memilih pemimpin lingkungan secara langsung,” kata Adi.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya persiapan anggaran dan sistem pengawasan yang kuat agar teknis pelaksanaan di semua wilayah berjalan lancar. Ia mencontohkan pengalaman Jakarta yang dinilai sukses karena perencanaan sejak awal yang matang, distribusi anggaran yang jelas, serta sosialisasi berkelanjutan.

Adi turut berbagi pengalamannya ketika dulu terlibat langsung dalam pemilihan RT/RW di Jakarta — mulai dari menjadi panitia hingga akhirnya ikut terpilih sebagai Ketua RT atas dorongan warga. Ia berharap Makassar dapat mengambil pelajaran berharga dari pengalaman daerah lain.

Menurutnya, hal terpenting dalam pemilihan tingkat lingkungan adalah menjaga kedamaian dan hubungan antarwarga, meski pilihan berbeda.

“Pemilihan RT/RW hanya sesaat. Setelahnya, kita tetap hidup bersama. Jangan sampai perbedaan pilihan memecah hubungan warga,” pesannya.

Pada akhirnya, pemilihan RT/RW serentak 2025 di Makassar bukan sekadar adu visi, tetapi juga momentum memperkokoh kebersamaan, memperkuat komunitas, dan memastikan lingkungan memiliki pemimpin yang paling memahami denyut kehidupan warganya.

Data Jumlah Calon RT/RW per Kecamatan

1. Biringkanaya: RT 1103, RW 257

2. Tamalanrea: RT 587, RW 138

3. Manggala: RT 731, RW 179

4. Panakkukang: RT 799, RW 186

5. Rappocini: RT 991, RW 229

6. Tamalate: RT 1092, RW 257

7. Mariso: RT 422, RW 121

8. Mamajang: RT 518, RW 99

9. Makassar: RT 735, RW 157

10. Ujung Pandang: RT 190, RW 69

11. Tallo: RT 928, RW 179

12. Ujung Tanah: RT 276, RW 57

13. Bontoala: RT 436, RW 121

14. Wajo: RT 260, RW 86

15. Kepulauan Sangkarang: RT 123, RW 34

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.