Dewi Yuliani : Selasa, 25 November 2025 15:38
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri forum bergengsi Asia Smart City Conference (ASCC) 2025 yang berlangsung di Pacifico Yokohama North.

YOKOHAMA, BUKAMATANEWS - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengharumkan nama Makassar di panggung internasional. Pada forum bergengsi Asia Smart City Conference (ASCC) 2025 yang berlangsung di Pacifico Yokohama North, ia menggaungkan nama Makassar, bahkan Indonesia di panggung dunia.

Melalui kehadirannya pada forum ASCC 2025 di Yokohama, Jepang, Munafri menunjukkan bahwa Makassar mampu berdiri sejajar dengan kota-kota besar di Asia dan dunia.

Partisipasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepemimpinan Munafri semakin diperhitungkan dalam percakapan global mengenai masa depan kota pintar, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Munafri tampil sejajar dengan para pemimpin kota dari berbagai negara untuk menyampaikan visi pembangunan Makassar serta komitmennya dalam isu keberlanjutan.

Dalam forum yang digelar pada 25–29 November tersebut, Munafri menjadi salah satu pembicara utama. Di hadapan Wali Kota Yokohama, Takeharu Yamanaka dan para delegasi, serta pemimpin kota dari berbagai negara, Munafri menyampaikan penghargaan mendalam atas undangan dan kesempatan untuk berpartisipasi di ASCC 2025.

"Yang terhormat Wali Kota Yokohama, para tamu undangan yang terhormat, serta seluruh delegasi dan perwakilan dari berbagai kota," jelas Munafri, mengawali paparan materi, di panggung internasional itu.

"Merupakan kebahagiaan besar bagi kami untuk diundang dan menjadi pembicara di Asia Smart City 2025," sambungnya di forum global tersebut, Selasa, 25 November 2025.

Munafri yang juga Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar itu menegaskan bahwa dirinya hadir membawa semangat kolaborasi dan komitmen untuk berkontribusi pada upaya global menghadapi perubahan iklim.

"Kehadiran kami di sini adalah bukti komitmen kolektif kita untuk menyelamatkan dunia," tegas mantan Bos PSM itu.

Dalam pidatonya, Munafri memaparkan visi pembangunan Kota Makassar tahun 2025–2029. Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan (Superior, Inclusive, Safe, and Sustainable).

Ia menekankan bahwa visi ini sejalan dengan upaya global untuk melindungi lingkungan dan memastikan kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Ia menyebut bahwa Makassar telah mengambil langkah berani dengan menyatakan perang terhadap perubahan iklim, menetapkan status darurat sampah, serta menargetkan Nol Sampah (Zero Waste) pada 2029.

"Berbicara tentang sampah bukan hanya tentang kebersihan dan keindahan kota. Ini juga tentang bagaimana Makassar membangun ekonomi sirkular, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mengubah perilaku publik dalam menjaga lingkungan," jelasnya.

Menurutnya, berbagai aksi nyata yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar diharapkan memberi kontribusi positif terhadap upaya global memerangi perubahan iklim, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Munafri menyampaikan Yokohama sebagai kota dengan energi dan kreativitas luar biasa, sekaligus kota yang memiliki banyak kesamaan dengan Makassar, sebagai kota pelabuhan dengan sejarah panjang perdagangan dan pelayaran.

"Saya melihat banyak kesamaan antara Yokohama dan Makassar. Tentu saja, Yokohama menjadi contoh bagi kami dalam mengembangkan posisi strategis Makassar, di Indonesia," ungkapnya.

Politisi Golkar itu juga mengapresiasi program kolaborasi kota ke kota antara Makassar dan Yokohama, dengan dukungan Nippon Koei sebagai konsultan dan jembatan hubungan kedua kota.

Dia menegaskan bahwa Makassar menjadi salah satu kota di Indonesia yang menjadikan kebijakan dekarbonisasi dan ekonomi sirkular sebagai prioritas utama.

"Seiring pesatnya pertumbuhan Makassar sebagai salah satu metropolitan dengan perkembangan tercepat di Indonesia, kami menyadari pentingnya menyeimbangkan antara pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan," ujarnya.

Mengakhiri pidatonya, Munafri menekankan bahwa pertemuan ini bukan hanya soal kerja sama teknis, tetapi juga awal dari hubungan persahabatan jangka panjang antara kedua kota.

Ia juga berharap Wali Kota Yokohama suatu hari dapat berkunjung ke Makassar.

"Saya berharap pertemuan ini menandai awal dari persahabatan yang langgeng, persahabatan yang dibangun atas rasa saling menghormati," harapnya.

Hadir mendampingi Wali Kota Munafri dalam forum internasional ini, Kepala Dinas Kominfo, Dr. Muh Roem, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dr. Helmy Budiman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Zuhaelsi Zubir, dan Kepala Bagian Kerja Sama Andi Zulfitra. (*)