Redaksi
Redaksi

Senin, 24 November 2025 14:54

Expo Kreatif Andalan 2025 Gaet 16 Ribu Pengunjung dan Cetak Transaksi Rp 600 Juta

Expo Kreatif Andalan 2025 Gaet 16 Ribu Pengunjung dan Cetak Transaksi Rp 600 Juta

Expo Kreatif Andalan 2025 di Makassar sukses menarik 16.475 pengunjung dan mencatat transaksi lebih dari Rp 600 juta. Pameran UMKM dan wastra Sulsel ini menjadi bukti bangkitnya ekonomi kreatif daerah.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS — Gelaran Expo Kreatif Andalan 2025 yang berlangsung selama lima hari di Trans Studio Mall Makassar resmi berakhir dengan capaian gemilang. Hajatan ekonomi kreatif terbesar Sulawesi Selatan ini berhasil menarik 16.475 pengunjung dan mencatat transaksi penjualan lebih dari Rp 600 juta.

Pameran yang berlangsung sejak 19 hingga 23 November 2025 ini diikuti Dekranasda Provinsi Sulsel, TP PKK Sulsel, serta Dekranasda dari 24 kabupaten/kota. Mengusung tema "Karya Kreatif, Branding Efektif, Go International", Expo Kreatif Andalan menjadi ruang besar bagi pelaku UMKM, pengrajin, dan pelaku wastra untuk menunjukkan kualitas produk lokal yang semakin kompetitif di pasar modern.

Ketua Panitia Pelaksana, Sukarniaty Kondolele, mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme masyarakat. Ia menyebut, lonjakan pengunjung memberi dampak langsung pada peningkatan penjualan produk kriya dan wastra daerah. “Masyarakat sangat antusias melihat dan membeli produk kerajinan yang ditampilkan. Mulai dari tas anyaman lontar, tumbler bambu, sarung sutera, hingga baju berbahan tope—semua mendapat perhatian luar biasa,” ujarnya.

Beragam produk yang dipamerkan semakin berkembang dengan sentuhan desain modern. Tumbler bambu kini tampil lebih stylish dan ramah lingkungan, sementara tas anyaman lontar hadir dengan desain kekinian yang digemari anak muda hingga wisatawan.

Menurut Sukarniaty, Expo Kreatif Andalan menjadi wadah penting untuk memperkuat ekosistem UMKM dan membuka perluasan pasar bagi pengrajin lokal. Ia berharap keikutsertaan seluruh kabupaten/kota pada gelaran ini mampu mendongkrak nilai ekonomi produk kerajinan dan menempatkannya sejajar dengan produk komersial yang dipasarkan di pusat perbelanjaan besar.

“Harapannya produk kriya Sulsel semakin dikenal luas, memiliki daya saing tinggi, dan mampu meningkatkan pendapatan UMKM di daerah masing-masing,” tambahnya.

Selain pameran, Expo Kreatif Andalan 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti Rakerda Dekranasda Sulsel, defile wastra dan budaya daerah, serta talkshow kewirausahaan dan branding digital. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha kreatif agar mampu beradaptasi dengan perubahan tren global.

Acara ini resmi ditutup Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, pada Minggu 23 November 2025. Pemerintah Provinsi Sulsel berharap gelaran ini menjadi momentum berkelanjutan untuk menggerakkan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.