BONE, BUKAMATANEWS - Warga Kompleks BTN B-One dibuat resah oleh aktivitas sejumlah remaja yang kerap berkumpul di sebuah rumah di wilayah itu. Keresahan itu memuncak ketika warga akhirnya menggerebek rumah tersebut pada Minggu pagi, 23 November 2025.
Dalam penggerebekan itu, warga mendapati tiga remaja laki-laki dan dua remaja perempuan berada di dalam satu rumah. Salah satu perempuan diketahui berhasil melarikan diri saat situasi menjadi ricuh.
Sejumlah warga kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan berbagai barang mencurigakan. Diantaranya satu unit busur, sejumlah anak kunci, botol minuman, lem, dan beberapa gulungan tembaga. Temuan itu semakin memperkuat dugaan bahwa rumah tersebut sering dijadikan tempat kumpul hingga larut malam.
"Ini sudah sering dikeluhkan warga. Para remaja ini sering berkumpul di sini, dan sebagian besar masih di bawah umur, baik laki-laki maupun perempuan," ungkap salah seorang warga.
Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang AKP Henri Aswan yang dikonfirmasi melalui Panit Opsnal Polsek Tenete Riattang Ipda Muhammad Nasrum mengatakan, begitu mendapat laporan dari warga, pihaknya langsung ke TKP untuk mengamankan remaja tersebut.
"Para remaja ini kami amankan sementara di kantor bersama barang buktinya, untuk dimintai keterangan, selanjutnya akan dipanggil semua orang tuanya untuk memberikan pembinaan kepada anaknya," kata Ipda Muh Nasrum.
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa dari pengakuan para remaja ini, semalam mereka tengah asyik menikmati minuman keras sambil isap lem di rumah tersebut.
"Barang bukti yang kami amankan, satu unit ketapel lengkap dengan busurnya, botol minuman keras, kaleng lem, dan satu unit kendaraan tanpa plat, saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan di Polsek," kuncinya.
Sekedar diketahui, tiga remaja yang berhasil diamankan polisi diketahui berinisial WS (15), AW (18), AR (16), sementara remaja perempuannya berinisial AM (16). (*)
BERITA TERKAIT
-
Polres Selayar Gencarkan Penertiban Miras Ilegal, Penjual Ballo Diamankan
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Operator Alat Berat di Bone Tewas Tertimbun Longsoran Batu dan Tanah Saat Lakukan Pengerukan
-
Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Penganiayaan terhadap Staf Berawal dari Persoalan Sisa Konsumsi