Redaksi
Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 14:47

Bupati Takalar Lantik 311 Pejabat di Ruang Terbuka, Tegaskan Arah Baru Reformasi Birokrasi

Bupati Takalar Lantik 311 Pejabat di Ruang Terbuka, Tegaskan Arah Baru Reformasi Birokrasi

Pelantikan massal ini disebut sebagai momentum penting dalam penyegaran struktur birokrasi Takalar. Selain memperkuat soliditas pemerintahan, langkah ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan daerah dan pelayanan publik yang lebih efisien.

TAKALAR, BIUKAMATANEWS — Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar pelantikan besar-besaran bagi 311 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Takalar. Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Takalar H. Firdaus Daeng Manye ini berlangsung khidmat di lapangan upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (20/10/2025) sore.

Pelantikan dimulai sekitar pukul 16.15 WITA dan berakhir menjelang Magrib pukul 18.06 WITA. Momen ini menjadi sorotan publik karena untuk pertama kalinya dalam tiga periode pemerintahan, pelantikan pejabat digelar di ruang terbuka, bukan di dalam gedung.

Sejak pukul 15.00 WITA, ratusan pejabat yang akan dilantik mulai berdatangan ke lokasi. Sejumlah nama pejabat turut hadir di antaranya Camat Pattallassang Bansuhari Said Daeng Baji, Camat Galesong Selatan Nurhidayat Daeng Massuro, dan Kepala Satpol PP Abdul Salam Gau.

Suasana pelantikan berlangsung tertib dan disaksikan langsung oleh masyarakat yang memenuhi area halaman kantor bupati.

Sebanyak 311 pejabat yang dilantik terdiri atas 25 pejabat pimpinan tinggi pratama, 101 administrator, 162 pengawas, dan 23 kepala puskesmas. Selain itu, terdapat 23 kepala sekolah dan 3 pejabat fungsional yang ikut dimutasi namun tidak dilantik.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal, Kajari Takalar Muhammad Ahsan Thamrin, Sekda Muhammad Hasbi, Kepala Inspektorat Muhammad Rusli, serta para pejabat struktural lainnya.

“Tancap Gas, Jangan Injak Rem”

Dalam sambutannya, Bupati Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa pelantikan kali ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari langkah reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan amanah dan jabatan baru ini, jangan menginjak rem tapi tancap gas,” tegas Daeng Manye di hadapan ratusan pejabat baru yang dilantik.

Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk segera bekerja dan menunjukkan kinerja nyata, bukan hanya seremonial. Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi lintas unit agar tidak terjadi miskomunikasi antara pejabat lama dan pejabat baru.

“Bangun sinergi dan komunikasi yang sehat. Jangan biarkan ego sektoral menghambat pelayanan publik,” ujar Bupati.

Bupati Firdaus juga mengingatkan agar serah terima jabatan dilakukan secepatnya agar roda pemerintahan tetap berjalan lancar.

“Jabatan bukan hak milik, siapa pun bisa diganti sesuai kebutuhan organisasi. Yang utama adalah pengabdian dan kinerja,” tandasnya.

Momentum Penyegaran Pemerintahan

Pelantikan massal ini disebut sebagai momentum penting dalam penyegaran struktur birokrasi Takalar. Selain memperkuat soliditas pemerintahan, langkah ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan daerah dan pelayanan publik yang lebih efisien.

Dengan semangat “tancap gas” yang digaungkan Bupati Firdaus Daeng Manye, Pemkab Takalar berkomitmen melahirkan aparatur yang profesional, tangguh, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Takalar