Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Rakmadi, dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Makmur, beserta jajaran pejabat teknis di bidang pendidikan dasar.
TAKALAR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat langkah menuju tata kelola pendidikan yang transparan dan berbasis teknologi.
Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, jajaran Dinas Pendidikan Takalar melakukan studi tiru ke Kota Parepare, Jumat (17/10/2025).
Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Rakmadi, dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Makmur, beserta jajaran pejabat teknis di bidang pendidikan dasar.
Rakmadi mengatakan, Parepare dipilih karena dinilai berhasil menerapkan sistem penerimaan murid baru yang transparan, efisien, dan berbasis data digital.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemkab Takalar dalam membangun pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Pemilihan Kota Parepare sebagai lokasi studi tiru merujuk pada rekomendasi Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel. Dari dua daerah terbaik yang direkomendasikan, yaitu Parepare dan Sinjai, kami memilih Parepare karena sistemnya sudah matang dan relevan dengan kondisi Takalar,” ujar Rakmadi.
Ia menambahkan, Takalar ingin mengadopsi mekanisme seleksi berbasis digital untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan objektif dan akuntabel, sekaligus mempersempit celah penyimpangan data.
“Kami ingin belajar bagaimana Parepare mengelola data secara daring, termasuk strategi sosialisasi kepada masyarakat agar sistem ini bisa diterima luas,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare, Makmur, menyambut baik kunjungan jajaran Pemkab Takalar.
Ia menegaskan Parepare siap berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penerapan sistem pendidikan yang berkeadilan.
“Kami terbuka untuk kolaborasi dan berbagi inovasi. Parepare berkomitmen mendukung daerah lain dalam membangun tata kelola pendidikan yang transparan dan adaptif terhadap teknologi,” tutur Makmur.
Dalam sesi diskusi, tim Dinas Pendidikan Parepare memaparkan sejumlah inovasi, mulai dari penerapan zonasi digital, manajemen data sekolah melalui aplikasi daring, hingga sistem verifikasi otomatis yang memastikan seleksi dilakukan secara adil.
Kegiatan studi tiru ini menjadi langkah awal Pemkab Takalar untuk menyempurnakan sistem SPMB 2026, dengan menitikberatkan pada pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak usia sekolah.
Rakmadi menegaskan, hasil kunjungan ini akan dijadikan bahan perumusan kebijakan teknis dan pedoman kerja bagi pelaksanaan SPMB mendatang.
“Kami ingin memastikan setiap anak Takalar mendapat kesempatan yang sama untuk bersekolah. Ini bukan sekadar soal pendaftaran murid, tapi tentang keadilan dan kualitas layanan publik di sektor pendidikan,” pungkasnya.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50