LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Luwu Timur, Dr Ramadhan Pirade SE MM, menegaskan jika hasil efisiensi anggaran yang dilakukan telah dialokasikan untuk program prioritas. Diantaranya pada sektor kesehatan, infrastruktur, juga pendidikan.
Ramadhan menjelaskan, efisiensi dilakukan pada perjalanan dinas mencapai 50 persen senilai Rp36,9 miliar. Anggaran ini kemudian dialokasikan pada sektor kesehatan, yakni ke Rumah Sakit I Lagaligo sebesar Rp14 miliar dalam rangka peningkatan kapasitas rumah sakit. Selain itu, bertambah juga di pelayanan Universal Health Coverage (UHC) sekitar Rp7 miliar.
"UHC ini merupakan konsep sistem kesehatan yang bertujuan untuk memastikan setiap orang memiliki akses ke layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau tanpa mengalami kesulitan finansial," jelas Ramadhan.
Selain sektor kesehatan, efisiensi anggaran juga dialokasikan untuk sektor pendidikan sebesar Rp4 miliar. Dimana, mulai tahun ini diberikan beasiswa kuliah untuk mahasiswa Kabupaten Luwu Timur.
"Ada kenaikan beasiswa dari Rp2 juta menjadi Rp3 juta per semester, yang diberikan full," ujarnya.
Ramadhan menegaskan, sejumlah pergeseran yang dilakukan pada APBD Pokok Luwu Timur 2025 sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan, yang kemudian diakomodir dalam perubahan.
"Perubahan ini sudah dibahas di DPRD dan sudah diasistensi lewat Pemerintah Provinsi Sulsel melalui BKAD Sulsel, dan itu sudah dinyatakan selesai. Dan kita tinggal menunggu penetapan perubahan," tegasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Momentum HUT Bhayangkara ke-80, Bupati Luwu Timur Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Bersama Polri
-
Sekda Luwu Timur Tekankan Sinergi OPD untuk Capai Target PAD 2026
-
Bupati Irwan Teken Komitmen Pembangunan Sanitasi 2026, Dukung Penuh Program Lutim Juara
-
Bupati Luwu Timur Serahkan Ranperda APBD 2025, Berhasil Pertahankan Opini WTP
-
Bupati Luwu Timur Serahkan Bantuan Rp12,4 Miliar, Tegaskan Komitmen Pemda Perkuat Sektor Pertanian