Redaksi : Rabu, 03 September 2025 22:56
Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam (tengah), didampingi Wakil Bupati dan para pejabat, melakukan tinjauan progres pembangunan RSUD Camba dan peletakan batu pertama masjid yang akan menjadi sarana ibadah dan ketenangan batin bagi para pasien.

MAROS, BUKAMATANEWS - Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., didampingi Wakil Bupati Andi Muetazim Mansyur, S.T., M.Si., secara langsung meninjau perkembangan pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Kecamatan Camba. Kunjungan ini tidak hanya memastikan percepatan proyek strategis tersebut, tetapi juga diwarnai dengan sebuah momen bersejarah: peletakan batu pertama pembangunan masjid di lingkungan rumah sakit.

Kehadiran masjid ini dirancang khusus sebagai sarana ibadah dan oase spiritual bagi pasien, keluarga yang menunggui, serta tenaga kesehatan yang bertugas. Hal ini menunjukkan pendekatan holistic Pemerintah Kabupaten Maros dalam membangun layanan kesehatan yang tidak hanya memulihkan raga, tetapi juga menentramkan jiwa.

Turut hadir dalam agenda tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulsel H. Andi Patawari Amir, S.E., M.I.Kom., jajaran DPRD Kabupaten Maros, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD dr. La Palaloi, Camat Mallawa, serta seluruh stakeholder terkait, menandakan komitmen kolektif untuk merealisasikan proyek ini.

Dalam pernyataannya, Bupati Chaidir Syam menegaskan bahwa pembangunan RSUD Camba beserta masjidnya merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan akses kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan, didukung fasilitas penunjang yang memadai.

“Kami ingin RSUD Camba tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan batin bagi pasien dan keluarganya,” tegas Bupati. “Di saat-saat yang sulit, kekuatan spiritual sering menjadi penopang utama. Karena itulah, kita bangun masjid ini agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan sekaligus sarana ibadah yang layak dan nyaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kehadiran RSUD Tipe D ini merupakan langkah strategis untuk pemerataan layanan kesehatan. “Ini adalah wujud dari keadilan bagi masyarakat kami yang tinggal di wilayah pegunungan. Dengan hadirnya RSUD Camba, mereka tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya untuk menempuh jarak jauh ke pusat kota untuk berobat. InsyaAllah, kehadiran rumah sakit ini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Camba dan sekitarnya,” tambahnya.

Peletakan batu pertama masjid tersebut tidak hanya sekadar simbolis, melainkan penanda dimulainya pembangunan sebuah fasilitas yang akan terintegrasi dengan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual dalam setiap pelayanan kesehatan di RSUD Camba. Pembangunan ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian seluruh kompleks rumah sakit sehingga segera dapat dioperasikan untuk melayani masyarakat.