BUKAMATANEWS - Di era serba digital, kebutuhan akan konektivitas sudah bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari ritme kehidupan sehari-hari. Di balik layar gawai, tersimpan beragam kisah pelanggan yang menjadikan layanan digital sebagai penggerak produktivitas mereka.
Bagi Andini, seorang pekerja lepas di Makassar, pagi hari dimulai bukan dengan secangkir kopi, melainkan notifikasi pesan dan email dari klien. Dengan koneksi internet stabil, ia dapat langsung menyiapkan konsep desain dan mengirimkan hasil revisi hanya dalam hitungan menit.
“Kalau tidak ada layanan digital, saya mungkin harus bolak-balik bertemu klien secara tatap muka. Itu akan banyak menghabiskan waktu dan biaya. Sekarang, semua bisa diselesaikan lewat ponsel,” tutur Andini.
Berbeda dengan Andini, kisah lain datang dari Dandi, seorang pengemudi ojek online. Baginya, konektivitas bukan hanya soal komunikasi, melainkan sumber utama penghasilan. Aplikasi transportasi daring yang ia gunakan bergantung penuh pada kestabilan jaringan.
“Setiap orderan berarti pemasukan untuk keluarga. Jadi, layanan digital ini benar-benar urat nadi kehidupan saya,” ujarnya sambil menunggu penumpang di salah satu sudut Kota Makassar.
Dari peta digital hingga sistem pembayaran non-tunai, semua terintegrasi dalam satu aplikasi. Dandi merasakan, produktivitasnya meningkat berkat kemudahan yang ditawarkan teknologi.
Tidak hanya pekerja, pelajar seperti Siti, mahasiswi semester akhir, juga sangat bergantung pada layanan digital. Mulai dari mengikuti kuliah daring, mengakses jurnal, hingga berbelanja kebutuhan sehari-hari, semua dilakukan lewat platform digital.
“Bayangkan, saya bisa belanja bahan masakan untuk kos sekaligus mengirimkan tugas ke dosen tanpa perlu keluar kamar. Hidup jadi lebih efisien,” ucapnya sambil tertawa kecil.
Kisah-kisah ini memperlihatkan bahwa layanan digital telah menjelma menjadi sahabat dalam meningkatkan produktivitas. Internet, aplikasi, dan platform digital tidak lagi sekadar teknologi, tetapi menjadi ekosistem yang menyatu dengan gaya hidup masyarakat.
Ketika pelanggan merasa terbantu dalam setiap langkah aktivitas mereka, mulai dari bekerja, belajar, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari, maka nilai layanan digital bukan hanya soal akses cepat, melainkan soal keberlanjutan produktivitas.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Sisa Kuota Tak Lagi Terbuang: SIMPATI Hadirkan Akumulasi Kuota, Bikin Internetan Bareng Telkomsel Lebih Worth it!
-
Ngegame Lebih Stabil! Telkomsel–Nuon Luncurkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed untuk Para Gamers Mulai Rp 290 Ribu
-
Telkomsel Perluas Jaringan Digital, Enam BTS 4G Hadir di Bone dan Soppeng
-
Telkomsel Area Pamasuka Siap Sambut Natal 2025 & Tahun Baru 2026 dengan Jaringan Teroptimalkan dan Layanan Spesial
-
Telkomsel Hadirkan Program “Nonton Pasti SIMPATI”: Ragam Paket Spesial dengan Kuota Besar dan Pilihan Akses Langganan Aplikasi Nonton Favorit