Serap Aspirasi Warga Ujung Pandang, Ridwan Wittiri Tekankan Pemutakhiran Data Bansos
01 Februari 2026 17:46
Diketahui, aksi demonstrasi menolak kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Bone berujung ricuh. Belasan aparat keamanan, terdiri dari personel TNI, Polri, dan Satpol PP, mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu saat berusaha mengendalikan massa.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyatakan komitmennya untuk membantu seluruh korban yang mengalami luka akibat aksi unjuk rasa yang terjadi di Kabupaten Bone beberapa hari terakhir.
Melalui program Andalan Sulsel Peduli, bantuan akan diberikan tanpa membedakan latar belakang korban, baik dari aparat keamanan maupun peserta aksi.
"Semua yang menjadi korban, baik dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun masyarakat yang ikut dalam unjuk rasa, akan kita bantu melalui Andalan Sulsel Peduli," ujar Gubernur Andi Sudirman kepada media, Rabu, 20 Agustus 2025.
Diketahui, aksi demonstrasi menolak kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Bone berujung ricuh. Belasan aparat keamanan, terdiri dari personel TNI, Polri, dan Satpol PP, mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu saat berusaha mengendalikan massa.
Untuk sementara, para korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. Pemerintah Provinsi Sulsel menegaskan akan terus memantau kondisi para korban dan memastikan penanganan medis berjalan maksimal. (*)
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46