SELAYAR, BUKAMATANEWS – Dua pria di Kabupaten Kepulauan Selayar, H (37) dan S (38) ditangkap personel Satreskrim Polres Kepulauan Selayar, karena mencuri kabel Rumah Sakit Pratama Bonerate, Kecamatan Pasimarannu. Penangkapan dilakukan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan intensif.
Salah satu pelaku bahkan ditangkap di luar daerah, tepatnya di Kabupaten Bulukumba.
Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, Iptu Muhammad Rifai, menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan pihak Dinas Kesehatan, bahwa kabel listrik Rumah Sakit Pratama Bonerate telah hilang sejak Mei 2024.
"Berdasarkan laporan polisi yang masuk, tim melakukan serangkaian penyelidikan. Dari hasil pengumpulan informasi, kami berhasil mengidentifikasi pelaku dan melacak keberadaannya. Salah satu pelaku sempat bersembunyi di Bulukumba, namun akhirnya bisa diamankan berkat kerjasama dengan Polres Bulukumba," jelas Iptu Rifai.
Penangkapan pelaku di Bulukumba dipimpin langsung oleh Katim Resmob Polres Selayar, Bripka Rahmat Wadi. Ia menuturkan, sempat beredar isu di kampung pelaku bahwa dirinya melarikan diri ke Tarakan, namun hasil penyelidikan mengungkap bahwa pelaku justru bersembunyi di Bulukumba.
"Kami lakukan koordinasi lintas Polres, dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya dibawa ke Selayar untuk diproses lebih lanjut. Sementara Pelaku (S) ditangkap di Benteng Kepulauan Selayar," terang Bripka Rahmat Wadi.
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sisa pembakaran kabel, satu unit sepeda motor Mio Soul GT, sebuah pahat, serta box kabel. Total kerugian akibat pencurian kabel di RS Pratama Bonerate ditaksir mencapai Rp340 juta.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, menegaskan bahwa kasus ini menjadi atensi serius karena menyangkut pencurian di objek vital kesehatan.
"Kabel listrik yang dicuri adalah bagian penting dalam mendukung operasional pelayanan rumah sakit. Tindakan ini jelas merugikan masyarakat karena menghambat pelayanan kesehatan. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak pidana serupa, dan proses hukum akan ditegakkan sesuai aturan yang berlaku," tegas Kapolres.
Ia menambahkan, Polres Kepulauan Selayar terus berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan perlindungan terhadap fasilitas vital yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
Meski kedua pelaku sudah mengakui perbuatannya, Satuan Reskrim Polres Kepulauan Selayar hingga saat ini masih melakukan pendalaman, guna mencermati kemungkinan masih adanya pihak lain yang terlibat. (*)
BERITA TERKAIT
-
Basarnas Lanjutkan Pencarian Lansia yang Tersesat di Hutan Alasa Selayar
-
Edukasi Sadar Hukum Sejak Dini, Polres Selayar Kerahkan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Bina Pelajar
-
Empat Remaja di Selayar Terekam CCTV Mencuri Barang Milik Pengunjung Car Free Night
-
Korban Kecelakaan Didominasi Usia Pelajar, Polres Selayar Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
-
Segera Tetapkan Tersangka, Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Bocah Tenggelam di Halona Waterboom Selayar