TAKALAR, BUKAMATANEWS - Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye" href="https://bukamatanews.id/tag/mohammad-firdaus-daeng-manye">Mohammad Firdaus Daeng Manye mengumumkan kenaikan gaji 20 persen untuk guru TK/TPA. Hal ini sebagai wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Takalar kepada para guru TK/TPA.
"Insya Allah jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Takalar tahun depan meningkat, gaji guru TK/TPA akan ditambah 20 persen. Hal ini sebagai wujud perhatian pemerintah daerah kepada para guru TK/TPA di Kabupaten Takalar," kata Daeng Manye, saat bersilaturahmi dengan Guru TK/TPA se Kabupaten Takalar di Baruga Panrannuangku, Selasa, 29 Juli 2025.
Menurut Bupati Takalar, Guru Taman Kanak-Kanak Qur'an/Taman Pendidikan Al-Quran (TK/TPA) merupakan garda terdepan untuk Pendidikan Qur'an dan menciptakan generasi cinta Al-Qur'an bagi anak-anak di Takalar.
"Alhamdulillah hari ini untuk pertama kalinya saya bersilaturahmi dengan Guru TK/TPA se Kabupaten Takalar. Menjadi Guru TPA merupakan suatu pekerja yang mulia, karena profesi ini mampu membentuk generasi cinta Al-Qur'an dan berakhlak. Sebagai Guru TPA, bukanlah pekerjaan yang mudah, karena harus mendidik anak-anak tidak saja untuk bisa baca tulis Al-Qur’an, namun juga diajarkan tentang ilmu keislaman lainnya seperti akhlak, karakter, sejarah Islam serta pelaksanaan didikan subuh secara berkelanjutan," ujarnya.
Iapun mengucapkan terima kasih kepada guru-guru TK/TPA yang tanpa lelah mendidik generasi penerus sebagai bekal kelak di dunia dan akhirat, serta membentuk generasi Kabupaten Takalar yang Qur'ani yang akan menjadi generasi berakhlak, tangguh dan beriman. (*)
BERITA TERKAIT
-
Libatkan 24 Pesantren, Festival Santri Takalar 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda
-
Wakil Bupati Takalar Dukung Aisyah Nurul Izzah Ramli Berkompetisi di Tingkat Nasional
-
Bupati Takalar Gagas Festival Pesantren, 24 Ponpes Bakal Unjuk Potensi Lewat Kreativitas Digital
-
Sidak Layanan BPJS di Takalar, Bupati Daeng Manye Tekankan Pelayanan Lima Menit Tanpa Keluhan
-
Pemkab Takalar Gandeng ILO dan Swiss Dorong Digitalisasi Petani Rumput Laut