Redaksi
Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 20:51

Kabid Rehsos, Muh. Zuhur, tim Dinsos bergerak cepat menjemput lansia tersebut dan memberikan penanganan awal sebelum dibawa ke Unit Pelaksana Teknis Rumah Perlindungan Trauma Center (UPT RPTC) milik Dinsos Makassar untuk mendapatkan layanan perlindungan dan pemulihan.
Kabid Rehsos, Muh. Zuhur, tim Dinsos bergerak cepat menjemput lansia tersebut dan memberikan penanganan awal sebelum dibawa ke Unit Pelaksana Teknis Rumah Perlindungan Trauma Center (UPT RPTC) milik Dinsos Makassar untuk mendapatkan layanan perlindungan dan pemulihan.

Tidur di Depan Ruko, Lansia Terlantar Ini Akhirnya Diselamatkan Dinsos Makassar

Dinsos Makassar evakuasi lansia terlantar dari Jalan Gotong Royong. Berkat laporan warga, lansia segera ditangani dan dibawa ke UPT RPTC untuk perlindungan dan pemulihan.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Dinas Sosial Kota Makassar menunjukkan respon cepat terhadap laporan warga mengenai seorang lansia terlantar yang ditemukan tidur di depan ruko di Jalan Gotong Royong. Berdasarkan instruksi langsung dari Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, tim dari Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) segera diterjunkan ke lokasi.

Dipimpin oleh Kabid Rehsos, Muh. Zuhur, tim Dinsos bergerak cepat menjemput lansia tersebut dan memberikan penanganan awal sebelum dibawa ke Unit Pelaksana Teknis Rumah Perlindungan Trauma Center (UPT RPTC) milik Dinsos Makassar untuk mendapatkan layanan perlindungan dan pemulihan.

“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat dengan segera karena keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, adalah prioritas,” ujar Muh. Zuhur.

UPT RPTC Dinsos Makassar merupakan fasilitas perlindungan yang disiapkan pemerintah kota untuk memberikan penanganan sementara bagi warga dalam kondisi terlantar, termasuk lansia, anak, dan korban kekerasan.

Sementara itu, Kadis Sosial Andi Bukti Djufrie menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kondisi sosial di lingkungan sekitar.

“Kami mengapresiasi laporan dari warga. Ini menunjukkan kesadaran sosial yang tinggi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan masyarakat sangat penting,” kata Andi Bukti.

Pihak Dinsos juga tengah melakukan asesmen lebih lanjut terhadap identitas dan kondisi kesehatan lansia tersebut. Jika memungkinkan, akan dilakukan proses reunifikasi dengan keluarga atau pemindahan ke panti sosial yang lebih permanen.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Dinas Sosial Kota Makassar #Lansia Terlantar

Berita Populer