MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan penyuluhan bertajuk “Siap Nikah? Siap Mental, Fisik, dan Hukum Dulu Ya!” bagi siswa-siswi baru SMP Negeri 39 Bulukumba, Kelurahan Palampang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan ini digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 dan merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Unhas di bidang Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting.
Dengan mengangkat tema “Pelatihan Pengenalan Perspektif Usia Pendewasaan Perkawinan Sesuai Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 sebagai Upaya Pencegahan Stunting”, para mahasiswa KKN bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda terkait pentingnya kesiapan menyeluruh sebelum melangsungkan pernikahan.
Sesi penyuluhan tidak hanya membahas aspek hukum, seperti batas usia minimal perkawinan menurut UU No. 16 Tahun 2019—yaitu 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan—namun juga menyentuh risiko kesehatan dan sosial dari pernikahan dini. Mulai dari potensi gangguan kesehatan ibu dan anak, risiko stunting, trauma psikologis, hingga dampak ekonomi jangka panjang menjadi poin diskusi utama.
"Pendewasaan usia perkawinan adalah langkah strategis untuk memutus rantai stunting yang masih menjadi persoalan serius di Sulawesi Selatan," ujar salah satu mahasiswa pemateri.
Yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah kehadiran Ade Nova Puspita Sari, mahasiswi Fakultas Hukum Unhas yang juga Runner-Up 4 Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2024. Dengan pesona, kecerdasan, dan pendekatan komunikatif, Ade Nova membawakan materi dengan gaya yang membumi dan menyentuh realitas remaja.
“Sebelum bicara soal menikah, kita harus pastikan bahwa kita siap secara mental, fisik, hukum, dan juga ekonomi. Masa depan kalian terlalu berharga untuk diputuskan tergesa-gesa,” ungkapnya di hadapan para siswa yang menyimak penuh antusias.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Melalui metode diskusi terbuka dan simulasi ringan, para peserta didik terlihat antusias. Banyak yang mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, hingga membagikan cita-cita mereka yang rata-rata ingin menyelesaikan pendidikan tinggi terlebih dahulu.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. "Penyuluhan seperti ini sangat relevan dengan kondisi sosial masyarakat kami. Kami berharap kegiatan semacam ini bisa rutin dilakukan, tidak hanya di sekolah ini tapi juga di sekolah-sekolah lain di wilayah Bulukumba," ujar salah satu guru pendamping.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan apresiasi dari pihak sekolah kepada tim KKN Unhas, serta pesan inspiratif dari Ade Nova. Ia mengajak para siswa untuk tidak takut bermimpi besar, menjaga kesehatan, dan menjadi generasi yang cerdas dalam mengambil keputusan penting dalam hidup.
Citizen Report: Ade Nova Puspita Sari, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin
TAG
BERITA TERKAIT
-
Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Peta Potensi Digital Kelurahan Matekko, Dukung Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
-
Mahasiswa KKN UNHAS 114 Perkenalkan Inovasi Tata Kelola Pemerintahan di Bulukumba
-
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Siswa SMP di Gantarang soal Gizi dan Pola Makan Sehat
-
Mahasiswa KKN Unhas Perkenalkan BUDIKDAMBER di Desa Tellulimpoe: Solusi Inovatif untuk Ketahanan Pangan
-
Pemkot Makassar Terima Kunjungan Mahasiswa KKN Unhas