Redaksi : Jumat, 27 Juni 2025 16:52

PAREPARE,BUKAMATANEWS — Ribuan warga memadati Lapangan Andi Makkasau, Jumat (27/6/2025), untuk mengikuti pawai menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Parepare bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) ini menjadi momentum silaturahmi umat sekaligus ekspresi kegembiraan kolektif dalam menyongsong pergantian tahun hijriah.

Beragam elemen masyarakat ambil bagian dalam pawai tersebut, termasuk kontingen Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Parepare yang tampil dengan formasi lengkap. Dipimpin langsung oleh Prof. Dr. K.H. Mahsyar Idris, M.Ag., sekitar 30 anggota ICMI dari unsur Orda dan Orsat turut memeriahkan kegiatan ini.

1 Muharram bukan sekadar penanggalan baru, tetapi menjadi saat terbaik untuk bermuhasabah dan menumbuhkan semangat hijrah ke arah yang lebih baik,” tutur Prof Mahsyar. Ia menegaskan pentingnya momentum ini sebagai ruang konsolidasi nilai-nilai Islam dan penguatan ukhuwah Islamiyah lintas generasi dan organisasi.

Penampilan kontingen ICMI terlihat semakin kompak berkat seragam dukungan dari Bank Muamalat. Koordinator rombongan, Usman, SKM., M.Kes., MP., mengapresiasi antusiasme seluruh pengurus, sembari menegaskan komitmen ICMI untuk terus berkontribusi setelah pawai ini.

“Insya Allah pada 5 Juli 2025 mendatang, kami akan menggelar Diskusi Publik bertema Agenda Hijrah dan Revolusi Mental Masyarakat Madani. Kegiatan ini bagian dari ikhtiar ICMI untuk menghadirkan nilai-nilai hijrah dalam kesadaran sosial yang lebih konkret,” jelas Usman.

Tak hanya itu, diskusi tersebut juga akan dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada guru honorer non-sertifikasi berupa Gaji 13, sebagai bentuk keberpihakan terhadap tenaga pendidik yang kerap luput dari perhatian kebijakan utama.

Pawai Muharram tahun ini menegaskan bahwa Parepare bukan sekadar kota jasa, tetapi juga kota yang terus merawat tradisi keislaman dengan wajah yang ramah, meriah, dan sarat makna. Sebuah narasi hijrah yang tidak hanya diwujudkan melalui langkah kaki, tetapi juga melalui gerak perubahan nyata menuju masyarakat madani.