Redaksi
Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 23:40

Didampingi Bappeda dan DPPPA, Sekda Makassar Terima HWDI Sulsel, Bahas SOP Layanan Disabilitas di Puskesmas

Didampingi Bappeda dan DPPPA, Sekda Makassar Terima HWDI Sulsel, Bahas SOP Layanan Disabilitas di Puskesmas

Sekda Makassar Andi Zulkifly menerima pengurus HWDI Sulsel untuk membahas penguatan layanan inklusif di puskesmas. Pemerintah Kota siap mendukung penerapan SOP khusus bagi penyandang disabilitas.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS  – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan pengurus Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (26/6), di Ruang Rapat Sekda lantai 3, Kantor Balai Kota Makassar. Dalam audiensi tersebut, Sekda turut didampingi oleh Kabid Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Makassar, Ulfa Ichwani Achmad, serta Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dari DPPPA Makassar, Hafidah.

Dalam pertemuan ini, HWDI Sulsel menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Makassar mendorong penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan ramah disabilitas di seluruh puskesmas. Ketua HWDI Sulsel, Maria UN, menyebutkan bahwa meskipun SOP secara umum sudah ada, namun belum ada pembahasan teknis khusus terkait pelayanan terhadap penyandang disabilitas. Ia berharap SOP tersebut dapat diperbarui agar mencakup kebutuhan kelompok difabel.

Sekda Zulkifly merespons positif aspirasi tersebut dan menegaskan bahwa program inklusi sudah menjadi bagian dari visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, pasangan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (Mulia). Ia menyebut bahwa saat ini Pemkot tengah menyusun rencana strategi (renstra) lima tahunan, sehingga masukan dari kelompok seperti HWDI sangat penting untuk segera diakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan.

Pemerintah Kota Makassar, kata Zulkifly, juga berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang inklusif. Ia mengajak jajaran OPD terkait seperti Bappeda, DPPPA, dan Dinas Kesehatan untuk mulai menyusun langkah teknis mewujudkan pelayanan puskesmas yang ramah disabilitas. Selain itu, Maria UN turut menekankan pentingnya pendataan penyandang disabilitas agar penyusunan kebijakan bisa berbasis data yang akurat dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat difabel.

Pertemuan ini menandai langkah awal yang positif antara Pemerintah Kota Makassar dan HWDI Sulsel dalam memperkuat kerja sama menuju pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer