Pemkot Makassar Pangkas Anggaran Infrastruktur Jalan Stadion Sudiang, Fokus pada Perbaikan Akses
Pemkot Makassar mengurangi anggaran infrastruktur jalan Stadion Sudiang dari Rp 100 miliar menjadi Rp 70 miliar, fokus pada peningkatan akses jalan sambil menunggu kepastian pembangunan stadion.
MAKASSAR,BUKAMATANEWS – Pemerintah Kota Makassar melakukan penyesuaian anggaran pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Stadion Sudiang dalam APBD 2025. Anggaran yang semula direncanakan sebesar Rp 100 miliar kini dikurangi menjadi Rp 70 miliar. Kebijakan ini diambil menyusul belum pastinya waktu pelaksanaan pembangunan fisik stadion itu sendiri.

Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Makassar, Andi Irwan Andana Wijaya, menjelaskan bahwa meskipun terdapat perubahan, kawasan Sudiang tetap menjadi prioritas. Hanya saja, fokus program kini dialihkan dari mendukung stadion secara langsung menjadi peningkatan aksesibilitas jalan secara umum.
“Kami tetap mengakomodir kebutuhan di kawasan tersebut, tetapi dengan fokus berbeda. Programnya kini menjadi peningkatan jalan dan betonisasi di kawasan Sudiang dan sekitarnya,” ujarnya.
Irwan menambahkan bahwa langkah rasionalisasi ini penting untuk mencegah terjadinya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa). Menurutnya, anggaran yang terus menerus dianggarkan tetapi tidak terealisasi dapat berdampak negatif pada akuntabilitas dan kinerja keuangan Pemkot Makassar.
Dari total Rp 70 miliar yang dialokasikan, sekitar Rp 40 miliar akan digunakan untuk betonisasi jalan, sementara Rp 30 miliar lainnya diperuntukkan bagi pengaspalan. Peningkatan kualitas jalan di sekitar kawasan stadion dinilai sangat mendesak mengingat kondisi jalan saat ini belum optimal dan berpotensi menghambat mobilitas masyarakat maupun akses menuju stadion di masa mendatang.
Sementara itu, untuk proyek pembangunan fisik Stadion Sudiang sendiri, Irwan mengungkapkan bahwa berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang disusun pemerintah pusat, total kebutuhan anggaran mencapai Rp 649 miliar. Stadion tersebut dirancang memiliki kapasitas 27.000 penonton dan berstandar internasional.
Pembangunan stadion akan menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC), dan proses lelang ditargetkan dimulai pada Juli 2025. “Stadion BJ Habibie saja kita bangun dengan standar FIFA. Maka Stadion Sudiang juga kita arahkan ke level itu,” jelas Irwan.
Meski anggaran pembangunan stadion dan akses jalan di sekitarnya dipisahkan, Pemkot Makassar menegaskan tetap berkomitmen mempercepat infrastruktur pendukung untuk menunjang mobilitas warga serta kesiapan kawasan dalam mendukung kegiatan olahraga berskala besar ke depan.
News Feed
Percepat Pembentukan BNNK Luwu Timur, Bupati Irwan Temui Kepala BNN RI
19 Juni 2026 21:11
Usia Baru 9 Tahun, Alya Hadirkan Tiga Buku Inspiratif untuk Anak Indonesia
19 Juni 2026 20:02
