Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Rabu, 18 Juni 2025 16:55

Sosialisasi Pengurangan Polusi Plastik dan Pelatihan Daur Ulang Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dibuka Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu, 18 Juni 2025.
Sosialisasi Pengurangan Polusi Plastik dan Pelatihan Daur Ulang Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dibuka Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu, 18 Juni 2025.

Pengurus PKK Luwu Timur Belajar Kelola Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Kreativitas dan inovasi dalam pengolahan sampah sangat penting untuk mengubah sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi.

LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pengurus PKK Kabupaten Luwu Timur belajar mengelola sampah agar bernilai ekonomi melalui proses daur ulang. Kegiatan yang dikemas dalam Sosialisasi Pengurangan Polusi Plastik dan Pelatihan Daur Ulang Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) tersebut dibuka Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu, 18 Juni 2025.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, Ketua TP PKK dr Ani Nurbani Irwan, dan Kepala OPD terkait.

Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, dr Ani Nurbani Irwan menyampaikan, dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan sampah 3R ini dapat meningkatkan keterampilan masyarakat, sehingga dapat mengurangi sampah plastik yang berada di lingkungan Luwu Timur.

"Mengembangkan keterampilan dalam mengurangi sampah di Kabupaten Luwu Timur serta mendapatkan pemahaman baru mengenai pengolahan sampah dengan metode 3R," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, juga turut menyampaikan, pihaknya lebih menyoroti masalah sampah plastik yang merupakan fenomena yang tidak dapat terhindarkan. Dikatakan, hampir di setiap penjuru lingkungan terdapat sampah plastik.

"Kita tahu limbah plastik sangat susah untuk hancur, perlu ratusan tahun agar bisa benar-benar terurai, dimana semakin bertambahnya tingkat konsumsi masyarakat terhadap penggunaan plastik dan aktivitas lainnya, maka bertambah pula limbah yang dihasilkan," jelasnya.

Irwan menyebut, semua pihak harus berperan aktif. Dengan bersama-sama, berharap bisa menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur, Muhammad Yusri, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah plastik menjadi nilai jual yang bermanfaat dan dapat membantu meningkatkan perekonomian di Kabupaten Luwu Timur.

"Sampah bisa memiliki nilai jual tinggi, dengan mendaur ulang menjadi produk baru. Pemanfaatan sampah organik untuk pupuk atau pakan ternak, dan pembuatan kerajinan tangan dari limbah. Kreativitas dan inovasi dalam pengolahan sampah sangat penting untuk mengubah sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi," urainya. (*)

 

#Pemkab Luwu Timur #Irwan Bachri Syam #PKK Luwu Timur #Puspawati Husler #Pengelolaan sampah