Redaksi
Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 13:40

Waspadai Quishing, Modus Kejahatan Baru Berkedok Kode QR

Waspadai Quishing, Modus Kejahatan Baru Berkedok Kode QR

Modus kejahatan baru Quishing pengguna yang sembarangan memindai kode QR. Pelaku mencuri data lewat situs palsu. Berikut cara mengh mengincarindarinya.

BUKAMATANEWS – Penggunaan kode QR kini telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, mulai dari transaksi pembayaran digital hingga akses cepat ke berbagai situs web. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul ancaman baru yang perlu diwaspadai: Quishing.

Quishing merupakan kombinasi dari kata QR code dan phishing, yaitu metode penipuan siber yang digunakan untuk mencuri data pribadi. Dalam skema ini, pelaku menyebarkan kode QR palsu yang jika dipindai, akan mengarahkan korban ke situs web tiruan yang menyerupai platform resmi.

Situs Palsu, Data Bocor

Menurut laporan dari Wired, situs palsu hasil pemindaian tersebut dapat menipu pengguna agar mengunduh aplikasi berbahaya atau mengisi informasi penting seperti username dan password. Bahkan, sejumlah situs jahat dapat melacak lokasi, melihat daftar aplikasi terpasang, hingga mengakses peta perangkat korban.

Parahnya, korban sering kali tidak menyadari bahwa mereka telah mengakses situs palsu, karena tampilannya dibuat sangat mirip dengan versi aslinya.

Tanda-Tanda dan Pencegahan

Untuk melindungi diri dari serangan Quishing, masyarakat disarankan agar tidak sembarangan memindai QR code, terutama yang ditempel di fasilitas umum atau dikirim oleh orang tak dikenal. Modus ini kerap disertai dengan tekanan atau ancaman, seperti pemberitahuan palsu tentang pemblokiran akun jika tidak segera memindai kode tersebut.

Langkah pencegahan lain yang direkomendasikan antara lain:

  • Selalu periksa URL setelah memindai kode QR.

  • Hindari mengunduh aplikasi atau file dari tautan QR yang mencurigakan.

  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk meningkatkan keamanan akun.

  • Keluar (logout) dari akun di perangkat yang tidak digunakan lagi.

Dengan meningkatnya kejahatan siber berbasis teknologi seperti Quishing, literasi digital menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan data pribadi. Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta tidak tergesa-gesa dalam mengikuti instruksi digital, terutama dari sumber yang belum jelas kebenarannya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer