Redaksi
Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 13:25

PLN dan PT TMM Teken PJBL Proyek PLTA Batoq Kelo 300 MW di Kaltim

PLN dan PT TMM Teken PJBL Proyek PLTA Batoq Kelo 300 MW di Kaltim

PLN dan PT Tujuan Mulia Makmur teken perjanjian PJBL untuk pembangunan PLTA Batoq Kelo 300 MW di Kalimantan Timur, ditargetkan COD pada 2030 sebagai bagian dari penguatan energi hijau.

BUKAMATANEWS – PT PLN (Persero) resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT Tujuan Mulia Makmur (PT TMM) untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo berkapasitas 300 megawatt (MW). Proyek strategis ini akan dibangun di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, menyatakan bahwa proyek ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pasokan listrik di kawasan Kalimantan, khususnya sistem interkoneksi Kalseltengtimra (Kalimantan Selatan, Tengah, Timur, dan Utara).

“PLTA Batoq Kelo akan memperkuat ketahanan energi di Kalimantan dan memanfaatkan sumber daya air secara berkelanjutan. Ini adalah upaya untuk menambah kapasitas pembangkit ramah lingkungan berbasis energi baru dan terbarukan,” ujar Wiluyo dalam keterangan resmi, Rabu (28/5).

Target COD Tahun 2030

PLTA Batoq Kelo dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD) pada tahun 2030. Proyek ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus mengoptimalkan potensi lokal Kalimantan dalam sektor ketenagalistrikan.

Direktur PT Tujuan Mulia Makmur, Heru Subana, menyambut baik kerja sama strategis ini dan menekankan pentingnya sinergi antara BUMN dan swasta dalam membangun infrastruktur energi yang berkelanjutan.

“Penandatanganan PJBL ini merupakan tonggak penting bagi proyek PLTA Batoq Kelo. Ketersediaan listrik yang cukup dan andal adalah fondasi bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Heru.

Proyek ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memperluas portofolio energi hijau sejalan dengan target Net Zero Emissions (NZE) 2060 dan pengembangan Green Industrial Park di kawasan timur Indonesia.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer