Redaksi
Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 14:53

Layanan Digital Perbankan Permudah Masyarakat Namun Rentan Dibobol Hacker, SImak Tips dari NSA 

Layanan Digital Perbankan Permudah Masyarakat Namun Rentan Dibobol Hacker, SImak Tips dari NSA 

Perkembangan layanan digital perbankan memudahkan transaksi, namun juga meningkatkan risiko pembobolan rekening. Ikuti tips keamanan dari NSA untuk melindungi perangkat dan data pribadi Anda dari ancaman digital.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS - Kemajuan teknologi dalam layanan perbankan digital telah memberikan kemudahan yang luar biasa bagi masyarakat. Namun, kemudahan ini juga membawa potensi ancaman besar. Dengan semakin banyaknya transaksi yang dilakukan melalui aplikasi perbankan di perangkat seluler, rekening pengguna menjadi rentan terhadap serangan dari hacker.

Dalam situasi seperti ini, pemanfaatan teknologi yang cepat dan praktis harus diiringi dengan pemahaman yang baik mengenai ancaman yang dapat terjadi. Jika perangkat berhasil diretas dan data pribadi pengguna dicuri, pelaku kejahatan digital bisa dengan mudah mengakses dan menguras rekening korban.

Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) baru-baru ini merilis panduan bertajuk "Mobile Device Best Practices" yang memberikan informasi penting bagi pengguna ponsel Android dan iPhone dalam menjaga keamanan perangkat serta data pribadi mereka.

Tips Keamanan dari NSA untuk Pengguna Ponsel

NSA memberikan beberapa tips yang dapat membantu pengguna melindungi ponsel mereka dari ancaman pembobolan data dan peretasan aplikasi perbankan.

  1. Gunakan PIN Enam Digit
    Pertama, NSA menyarankan agar pengguna mengaktifkan PIN enam digit sebagai password untuk mengunci ponsel mereka. Selain itu, aktifkan opsi untuk menghapus data ponsel setelah 10 kali kesalahan memasukkan PIN.

  2. Matikan Bluetooth dan WiFi
    Matikan fitur Bluetooth jika tidak digunakan, serta hindari menggunakan jaringan WiFi publik. Pengguna juga disarankan untuk mematikan WiFi ketika tidak sedang digunakan. NSA juga mengingatkan agar jaringan WiFi yang tidak terpakai dihapus dari ponsel.

  3. Kontrol Fisik dan Pengunduhan Aplikasi
    Untuk menghindari pencurian data, pastikan ponsel tidak digunakan oleh orang yang tidak dikenal. Selain itu, hanya instal aplikasi yang benar-benar diperlukan, dan pastikan untuk mengunduh aplikasi hanya dari sumber resmi, yaitu App Store untuk iOS dan Play Store untuk Android.

  4. Pembaruan Perangkat Lunak
    Selalu lakukan pembaruan perangkat lunak untuk ponsel dan aplikasi yang terinstal. Pembaruan sering kali mengandung perbaikan untuk masalah keamanan.

  5. Hati-hati dengan Email Tak Dikenal
    Jangan pernah membuka attachment atau link dari email yang tidak dikenal. Langkah ini penting untuk mencegah serangan phishing.

  6. Pentingnya Menggunakan Pengisi Daya Asli
    NSA juga mengingatkan agar pengguna hanya menggunakan kabel dan aksesori pengisi daya yang asli dari produsen yang tepercaya. Hindari pengisian daya di tempat umum yang tidak terjamin keamanannya.

  7. Waspada terhadap Pop-up dan Jailbreak
    Pengguna disarankan untuk mengabaikan pesan pop-up yang mencurigakan. Jika muncul, segera tutup aplikasi yang sedang berjalan. Selain itu, NSA sangat tidak menyarankan pengguna untuk melakukan jailbreak pada iPhone atau root pada perangkat Android karena dapat membuka celah keamanan.

  8. Matikan Location Services dan Restart Secara Berkala
    Matikan fitur Location Services saat tidak digunakan dan pastikan untuk me-restart ponsel setidaknya seminggu sekali guna menjaga performa dan keamanannya.

Dengan mengikuti tips ini, pengguna dapat meminimalisir risiko serangan digital yang bisa merugikan mereka, khususnya yang berkaitan dengan rekening perbankan mereka. Keamanan data pribadi adalah hal yang sangat penting, dan tindakan pencegahan yang tepat bisa membantu menghindari kerugian yang besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer