MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang jemaah kloter 1 UPG rombongan 5 regu 18 atas nama Amirah Tayyimah, di rumah sakit Qadr, Makkah, pukul 06.50 tadi pagi.
Demikian Ketua Sektor III Makkah, Ikbal Ismail menyampaikan berita duka cita melalui WA Group PPIH tentang meninggalnya jemaah haji kloter 1 Embarkasi Makassar yang berdomisili di Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar ini.
Berdasarkan informasi yang diterima tim Humas PPIH Embarkasi Makassar dari anak kandung almarhumah, Nurdin, ibunya Amirah Tayyimah Daman (68) sempat dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKIH) Sektor III Makkah, namun kondisinya memburuk sehingga dirujuk ke RS. Qadr.
"Ibu memang ada riwayat sakit gula. Sejak kemarin ibu drop sehingga dibawa ke Klinik Haji (KKHI). Kondisinya terus memburuk lalu dirujuk ke rumah sakit Qadr," ucap Nurdin via sambungan telepon, Selasa sore, 12 Mei 2025.
"Waktu diobservasi oleh dokter di klinik haji, gulanya sekitar 400 dan tensinya cuma 60. Waktu di rumah sakit gulanya malah naik diatas 500 dan tensi turun terus sampai ibu berpulang," ujar Nurdin menambahkan.
Sementara itu, Ketua Kloter I Embarkasi Makassar, Saenong ketika dikonfirmasi berita duka ini mengatakan, dirinya sementara dalam perjalanan untuk mengurus pemakaman almarhumah.
"Saya sementara dalam perjalanan bersama anak almarhumah. Rencananya almarhumah akan dimakamkan di Pemakaman Soraya Makkah," ungkapnya.
Saenong juga menceritakan bahwa almarhumah sejak tiba di Madinah dari Tanah Air kondisinya menurun dengan penyakit gula yang diidapnya.
"Almarhumah ternyata sudah lama mengidap sakit gula. Beliau selama disini menggunakan kursi roda dan didampingi terus oleh anaknya," tutup Saenong. (*)
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Sherly Tjoanda Lepas Jemaah Haji Maluku Utara di Embarkasi Makassar, Beri Uang Saku Rp1,5 Juta
-
Innalillah, Jemaah Haji Asal Kabupaten Gowa Meninggal di Madinah
-
Dua Cara Mudah ke Raudhah: Kolektif Bareng Petugas atau Mandiri Lewat Aplikasi Nusuk
-
Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Makassar Batal Berangkat, Dinyatakan Hamil
-
Kisah Penjual Ikan Keliling Asal Gowa Naik Haji, Disiplin Menabung Setiap Hari