Diduga Pernikahan Sesama Jenis di Bone: Pemeriksaan Medis Ungkap Mempelai Pria Berkelamin Ganda
Pernikahan di Bone, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan setelah mempelai pria diketahui memiliki kelamin ganda. Pemeriksaan medis mengungkap kondisi interseks yang dominan laki-laki
BONE,BUKAMATANEWS – Sebuah pernikahan di Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, menjadi sorotan publik setelah beredar kabar bahwa kedua mempelai adalah perempuan. Namun, hasil pemeriksaan medis mengungkap bahwa mempelai pria memiliki kondisi interseks atau berkelamin ganda.

Kepala Desa Arasoe, Andi Amal Pahsyah, menjelaskan bahwa pernikahan antara FM (44) dan TR (32) yang berlangsung pada 5 Mei 2025 sempat menimbulkan kehebohan di masyarakat.
"Mereka melaksanakan resepsi pernikahan pada 5 Mei, dan hari Jumat itu mulai diumbar oleh masyarakat. Makanya saya panggil semua ini pasangan di rumah kepala dusun untuk perjelas," sebut Amal.
Dalam pertemuan tersebut, FM mengakui bahwa dirinya memiliki kelamin ganda. Pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Cina, dengan disaksikan oleh aparat desa, polisi, dan TNI, mengonfirmasi bahwa FM memiliki organ kelamin ganda, namun lebih dominan laki-laki.
"Sudah dilakukan pemeriksaan medis, dan faktanya Firman ini berkelamin ganda, dan dominan kelamin yang ia miliki adalah laki-laki," ungkap Andi Amal.
Lebih lanjut, Amal menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan, FM memiliki penis yang berfungsi untuk buang air kecil dan mengeluarkan sperma, sementara terdapat lubang vagina yang tidak berfungsi.
"Dari hasil pemeriksaan pihak dokter di puskesmas, yang bersangkutan ini kelaminnya ganda, di bawah penisnya ada lubang vagina, tapi batangnya itu lah yang mengeluarkan air seni dan sperma, sementara lubang vagina itu tidak berfungsi," tambahnya.
Pemerintah desa berharap klarifikasi ini dapat meredam spekulasi dan menjaga ketenangan masyarakat.
News Feed
Percepat Pembentukan BNNK Luwu Timur, Bupati Irwan Temui Kepala BNN RI
19 Juni 2026 21:11
Usia Baru 9 Tahun, Alya Hadirkan Tiga Buku Inspiratif untuk Anak Indonesia
19 Juni 2026 20:02
