MAROS, BUKAMATANEWS - Bupati Maros Dr.H.A.S.Chaidir Syam.S.IP., M.H. bersama unsur Forkopimda Maros meninjau langsung proses pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis untuk siswa-siswi di Kabupaten Maros yang dipusatkan di SD Negeri 126 Inpres Kariango Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili.
Diikuti sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten dan Pengurus APDESI Kabupaten Maros, Sabtu (26/04/2025).
Chaidir menegaskan program Makanan Bergizi Gratis ini sejalan dengan instruksi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang mengharuskan ketahanan pangan desa untuk mendukung program makan bergizi gratis.
“Kami mendorong agar seluruh sekolah menggunakan potensi lokal yang ada di wilayahnya untuk mendukung program ini,” imbuhnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebut harga makanan yang disediakan juga sama dengan harga yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp10.000 per paket makan siang.
Menu yang disajikan juga sudah memenuhi standar gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak.
“Kandungan gizi pada menu makan siang ini sudah tercukupi,” ujarnya.
Saat ini, kata dia, sudah lebih dari 6.174 siswa dari 24 sekolah di Maros yang menerima manfaat dari program ini dan akan terus bertambah seiring kesiapan pemerintah daerah dan pusat.
Sementara itu, Sekretaris Apdesi Maros, Lenny Marlina, menambahkan pada tahap awal program ini, sebanyak 400 paket makanan bergizi dibagikan kepada siswa di SD 126 Inpres Kariango.
“Pada tahap awal, sebanyak 400 paket makanan bergizi telah dibagikan kepada siswa, dan kami berharap program ini dapat meluas ke sekolah-sekolah lainnya,” jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Motor Semi Trail Disiapkan untuk Tembus Medan Pegunungan, Guru di Sekolah Terpencil Maros Tak Lagi Andalkan Motor Biasa
-
Sinergi Forkopimda dan Dunia Usaha Diperkuat, Bupati Maros Apresiasi Kejari dan Polres
-
Gerakan Literasi Maros Dapat Apresiasi Nasional, GPMB: Layak Jadi Contoh Indonesia
-
Jenazah Pemuda Maros yang Dibunuh di Armenia Dipastikan Dipulangkan, Biaya Ditanggung Pemerintah
-
PBB Maros Baru 67,84 Persen, Sejumlah Kecamatan Masih Tertinggal