TAKALAR, BUKAMATANEWS - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Agus Salim, melakukan kunjungan kerja dalam rangka penyerahan sertipikat tanah wakaf di Kabupaten Takalar, Selasa, 22 April 2025.
Kajati dan rombongan diterima oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, beserta jajaran Forkopimda dan Pimpinan OPD Kabupaten Takalar, di Rumah Jabatan Bupati Takalar, Selasa, 22 April 2025.
Adapun Sertipikat Tanah Wakaf yang diserahkan adalah Sertipikat Tanah Wakaf untuk sekolah Islam dan Masjid, Sertipikat Tanah Wakaf kepada Yayasan Pendidikan Sekolah Islam Al Araat Nur Shofia, beralamat di Desa Cakura, Kecamatan Pulongbangkeng Selatan, seluas 492 meter persegi, dan Sertipikat Tanah Wakaf Masjid Nurul Aisyah beralamat di Desa Bonto Lebang, Kecamatan Galesong Utara, seluas 301 meter persegi.
Sertipikat ini merupakan hasil kinerja Tim Terpadu Penerbitan Sertipikat Tanah Wakaf yang digagas Kajati Sulsel, Agus Salim, dengan menggandeng Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN.
Kajati Sulsel Agus Salim dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas penyambutan Bupati beserta jajaran dan harapannya ke depan agar dapat menjaga keharmonisan tersebut, bersama-sama pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda dalam mengemban tugas untuk masyarakat.
"Keberhasilan suatu daerah, dikarenakan ada rasa kekompakan antara satu dengan yang lainnya dan untuk mengelola suatu daerah kiranya harus memenuhi beberapa unsur, diantaranya perencanaan yang sesuai kebutuhan bukan keinginan, serta dalam hal pelaksanaan dan pengawasan, intinya mari kita bersatu, saling memahami, bekerja dengan lebih baik," ujarnya.
Sementara, Bupati Takalar Daeng Manye dalam sambutan penerimaannya menyampaikan selamat datang kepada Kajati Sulsel dan rombongan di Butta Panrannuangku (Tanah Harapan). Ia juga menjelaskan letak geografis dan potensi yang dimiliki Kabupaten Takalar.
"Takalar dikenal dengan daerah agromaritim dan memiliki potensi sumber daya laut dan pertanian yang sangat bagus. Terdapat 10 Kecamatan dengan 110 desa dan kelurahan. Untuk potensi maritim sangat bagus, karena nelayan kita mencari ikan sampai ke Indonesia Timur bahkan sampai ke perbatasan Negara Australia dan ada waktu tertentu nelayan kita mencari telur ikan terbang ke Fak-fak," jelasnya.
"Dengan kedatangan Kajati Sulsel bersama rombongan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi kami di Kabupaten Takalar dalam kemajuan Takalar dan kesejahteraan masyarakat Takalar," ucap Daeng Manye.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Takalar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, serta Ketua Baznas Takalar. (*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Dikunjungi Mei 2025 Lalu, Gubernur Andi Sudirman Kini Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Takalar
-
Pemprov Sulsel Libatkan Jaksa Pengacara Negara Hadapi Masalah Sengketa Lahan
-
Barang Bukti Hilang, Jaluh Ramjani Januar Ajukan PK ke MA
-
Kasus Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Eks Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Dicekal ke Luar Negeri
-
Sosok Pengusaha Perempuan, Laporkan Eks Senator Bahar Ngitung Hingga Sandang Status Tersangka