Peringatan IMF: Perang Dagang Trump Berisiko Picu Krisis Keuangan Global
IMF memperingatkan bahwa tarif impor Trump dapat memicu krisis keuangan global di tengah perlambatan ekonomi dunia.
MAKASSAR,BUKAMATANEWS - Dana Moneter Internasional (IMF) mengeluarkan peringatan keras mengenai kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurut IMF, langkah ini dapat memicu ketidakstabilan pasar keuangan global dan memperdalam perlambatan ekonomi dunia yang sudah rapuh.

Dalam laporan terbaru Global Financial Stability Report, IMF menyoroti bahwa ketegangan perdagangan dan risiko geopolitik, termasuk perang dagang yang dipicu oleh tarif Trump, dapat menyebabkan koreksi tajam di pasar saham dan meningkatkan volatilitas. Hal ini berpotensi menurunkan imbal hasil saham global sebesar 1% per bulan, dan hingga 2,5% di pasar negara berkembang.
Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, menyatakan bahwa tarif baru yang diumumkan oleh AS merupakan risiko signifikan terhadap prospek global, terutama di tengah pertumbuhan ekonomi yang lambat. Ia mendesak AS dan mitra dagangnya untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan secara konstruktif guna mengurangi ketidakpastian.
Kebijakan tarif ini telah memicu reaksi negatif di pasar global. Wall Street mengalami minggu paling volatil sejak pandemi COVID-19, dengan indeks S&P 500 turun lebih dari 10% sejak Trump menjabat kembali.
IMF, bersama dengan Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), memperingatkan bahwa kebijakan tarif ini dapat memperburuk perlambatan ekonomi global dan meningkatkan risiko resesi. Mereka menekankan pentingnya dialog dan kerja sama untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.
Sebagai langkah antisipatif, IMF menyarankan lembaga keuangan untuk memperkuat buffer modal dan likuiditas mereka, serta melakukan uji ketahanan terhadap potensi guncangan pasar. Selain itu, IMF mendesak pemerintah untuk memperkuat kerangka regulasi guna meningkatkan ketahanan ekonomi terhadap risiko global.
Dengan situasi ekonomi global yang semakin kompleks, IMF menegaskan perlunya kerja sama internasional yang erat untuk menjaga stabilitas dan mencegah krisis keuangan yang lebih luas.
News Feed
Percepat Pembentukan BNNK Luwu Timur, Bupati Irwan Temui Kepala BNN RI
19 Juni 2026 21:11
Usia Baru 9 Tahun, Alya Hadirkan Tiga Buku Inspiratif untuk Anak Indonesia
19 Juni 2026 20:02
