Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Diketahui, selain bekerja sebagai petani, Arifin juga dikenal sebagai Imam Dusun Polewali, Desa Lemoape, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone.
BONE, BUKAMATANEWS - Arifin (61 tahun) petani yang tewas tersambar petir di Kabupaten Bone, ternyata sempat jadi Imam dan Khatib Salat Jumat, sebelum menuju ke kebunnya untuk panen jagung, Jumat, 11 April 2025.
Diketahui, selain bekerja sebagai petani, Arifin juga dikenal sebagai Imam Dusun Polewali, Desa Lemoape, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone.
Diberitakan sebelumnya, Arifin tewas tersambar petir saat sedang panen jagung di kebunnya, bersama sang isteri. Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WITA. Saat itu wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai petir.
Kapolsek Palakka Iptu Bahar mengatakan, korban saat itu baru pulang dari salat Jumat di masjid, kemudian pulang ke rumah, setelah itu korban pergi ke kebunnya menyusul istrinya untuk panen jagung yang berada di sekitar pegunungan.
"Korban bersama istrinya sedang panen jagung di kebunnya, kemudian tiba-tiba hujan. Keduanya berteduh di bawah tenda yang sudah dibuat, tapi karena air mulai masuk membasahi jagung, korban keluar dan mencangkul sekitaran tenda untuk membuat saluran air, tiba-tiba petir kemudian istri korban keluar dan melihat suaminya tergeletak dan mengalami luka bakar," kata Iptu Bahar.
Usai kejadian, lanjut Iptu Bahar, istri korban kemudian meminta tolong dan memanggil warga yang berada di lokasi tersebut. Warga kemudian berdatangan dan memeriksa korban dan ternyata korban sudah tidak bernyawa.
"Jenazah korban sudah dievakuasi oleh warga ke rumah duka untuk disemayamkan, rencananya besok baru dikebumikan," kata Iptu Bahar. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33