Redaksi
Redaksi

Jumat, 11 April 2025 10:12

Lakalantas Maut: Mobil Pengantar Jemaah Umrah Ditabrak Bus, 7 Orang Tewas

Lakalantas Maut: Mobil Pengantar Jemaah Umrah Ditabrak Bus, 7 Orang Tewas

Kecelakaan tragis terjadi di Gresik melibatkan mobil pengantar jemaah umrah dan sebuah bus, menewaskan tujuh orang di lokasi. Diduga mobil mengalami selip sebelum tabrakan.

BUKAMATANEWS – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Kamis pagi (10/4/2025).

Insiden melibatkan mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK-1157-FCL dan Bus Rajawali Indah yang melayani rute Bojonegoro–Surabaya. Akibat kejadian ini, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia di tempat.

Dilansir dari detikcom, mobil Panther berwarna biru tersebut tengah melaju dari arah barat (Lamongan) menuju Gresik. Saat melewati kawasan kejadian sekitar pukul 05.45 WIB, mobil diduga mengalami selip pada roda bagian kiri. Akibatnya, kendaraan oleng ke arah kanan dan melintasi marka jalan.

Dari arah berlawanan, muncul Bus Rajawali Indah dengan pelat S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno, warga Tuban. Tabrakan hebat pun tak bisa dihindari.

Awalnya, seorang warga yang sedang berada di warung kopi tak jauh dari lokasi, mengaku mendengar suara benturan sangat keras.

"Saya sedang ngopi, tiba-tiba terdengar suara keras banget. Pas saya lihat, ternyata ada kecelakaan," ujarnya.

Ia bersama beberapa warga langsung mendatangi lokasi dan mencoba memberikan pertolongan. Namun, kondisi para korban sudah sangat memprihatinkan. Penumpang mobil ditemukan dalam berbagai posisi, sebagian besar sudah tidak bernyawa.

"Ada yang di tengah dan belakang posisinya tengkurap. Di depan saya lihat bapak memangku anak kecil, tapi mereka sudah meninggal," lanjut Pratama dengan nada sedih.

Tujuan Menuju Bandara Juanda

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, membenarkan adanya tujuh korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh korban merupakan penumpang mobil Panther.

"Tujuh orang dinyatakan meninggal dunia. Mereka semua adalah penumpang Panther," kata Andri kepada wartawan.

Menurut keterangan polisi, mobil tersebut berasal dari Tuban dan sedang dalam perjalanan menuju Bandara Juanda, Surabaya. Salah satu penumpang diketahui akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah.

"Yang berangkat umrah hanya satu orang, sisanya termasuk balita hanya ikut mengantar. Tapi semua penumpang di dalam mobil meninggal dunia," tambahnya.

Korban yang akan berangkat umrah diketahui bernama Muhammad Aqib (27), warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban. Enam lainnya, termasuk sopir, adalah keluarga dan kerabat yang hendak melepas keberangkatannya.

Detik-Detik Tabrakan

Eko Prakoso, kondektur Bus Rajawali Indah, berada di dalam bus saat kejadian. Ia mengaku sedang menarik ongkos dari penumpang ketika kecelakaan terjadi.

"Saya di tengah bus habis narik ongkos, tiba-tiba penumpang teriak dan langsung terjadi benturan keras," kata Eko sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan. Jenazah para korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer