Redaksi
Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025 05:52

Soroti Kekalahan Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media Asing Singgung Tiga Hal Ini

Soroti Kekalahan Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media Asing Singgung Tiga Hal Ini

Timnas Indonesia kalah 1-5 dari Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Media asing menyoroti tiga hal utama

BUKAMATA - Kekalahan telak Timnas Indonesia 1-5 dari Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi pukulan bagi skuad Garuda, tetapi juga menarik perhatian media asing.

Dalam laporan yang ditulis Reuters, media internasional ini menyoroti tiga aspek utama dari performa Indonesia, yakni minimnya pemain asli kelahiran Indonesia dalam starting XI, besarnya jumlah pendukung Garuda yang hadir di stadion, serta sesi latihan terbatas yang dilakukan di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert.

Minimnya Pemain Asli Kelahiran Indonesia

Media asing menyoroti strategi Timnas Indonesia yang lebih banyak mengandalkan pemain diaspora. Dalam laga melawan Australia, Indonesia hanya memiliki satu pemain asli kelahiran Indonesia di starting XI, sementara sisanya merupakan pemain keturunan yang kini memperkuat skuad Garuda.

Sejak era kepemimpinan Shin Tae-yong, naturalisasi pemain diaspora menjadi strategi utama untuk meningkatkan kualitas tim. Namun, dalam pertandingan ini, media asing menyoroti bahwa pendekatan tersebut belum memberikan dampak signifikan dalam menghadapi tim sekelas Australia.

Suporter Indonesia Mendominasi Stadion

Meski bermain di Sydney Football Stadium, dukungan untuk Timnas Indonesia tidak kalah dari pendukung tuan rumah.

Reuters  mencatat bahwa mayoritas dari 35.000 penonton yang hadir justru merupakan pendukung Indonesia yang berasal dari komunitas ekspatriat.

Atmosfer stadion sempat memberikan semangat bagi para pemain Timnas Indonesia di awal laga, terlebih ketika mereka tampil agresif dalam 15 menit pertama.

Sayangnya, semangat itu meredup setelah Kevin Diks gagal mengeksekusi penalti di menit ke-7, membuat Indonesia kehilangan momentum dan akhirnya dihantam lima gol oleh Australia.

Latihan Bersama Kluivert Hanya Tiga Kali

Laporan media internasional juga menyoroti waktu persiapan yang sangat singkat bagi Indonesia di bawah asuhan pelatih baru, Patrick Kluivert. Sejak resmi menangani Timnas Indonesia pada Januari 2025, Kluivert hanya memiliki tiga sesi latihan bersama tim sebelum menghadapi Australia.

Minimnya waktu latihan ini dinilai menjadi faktor utama di balik kurangnya kekompakan tim dan buruknya koordinasi permainan di lini pertahanan. Kluivert sendiri mengakui bahwa hasil ini mengecewakan, tetapi ia tetap memuji perjuangan anak asuhnya.

"Saya pikir kami sudah berjuang seperti singa, tidak pernah menyerah. Tetapi saya sangat kecewa dengan hasil ini, bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk semua yang mendukung kami,"ujar Kluivert dalam konferensi pers usai pertandingan.

Kesempatan Bangkit

Meskipun mengalami kekalahan telak, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi di klasemen Grup C. Selanjutnya, Timnas Garuda akan menghadapi Bahrain dalam pertandingan yang sangat krusial pada 25 Maret 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.